Polda Banten Selidiki Dugaan Korupsi Waduk Karian di Kabupaten Lebak

  • Whatsapp
waduk karian
Penyidik Polda Banten tengah menyelidki adanya dugaan korupsi pada proyek waduk Karian di Kabupaten Lebak, Banten.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Polda Banten mencium aroma korupsi pada proyek strategis nasional bendungan waduk Karian di Kabupaten Lebak, Banten, yang menelan dana APBN sebesar Rp1,7 triliun.

Kepala Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten, Kombes Pol Rudi Hernanto mengatakan, proses kasusnya kini masih penyelidikan. Pengungkapan kasus tersebut masih menunggu penghitungan kerugian negara oleh Badan Pemeriksaan Keunagan (BPK).

Bacaan Lainnya

“Korupsi bendungan waduk Karian masih penyelidikan karena kami sedang melimpahkan untuk menghitung kerugian negara ke BPKP,” kata Rudi, Jumat (20/12/2019).

BACA JUGA:

. Jelang Nataru, Polda Banten Musnahkan Ribuan Botol Miras Hasil Sitaan

. Jelang Nataru, PLN Pastikan Pasokan Listrik di Banten Aman

. Polda Banten Grebek Warung Yang Pasarkan Gas Melon Ilegal

Bendungan Karian yang memiliki luas area genangan dalam kondisi minimum 70,85 hektar dan dalam kondisi normal 67,5 hektar serta jika dalam kondisi banjir bisa mencapai 70,85 hektar tersebut, akan memasok air hingga DKI Jakarta dengan daya tampung air mencapai 314,7 juta per meter kubik dan kapasitas efektif sebesar 207,5 juta meter kubik.

Selain Waduk Karian, Polda Banten juga tengah menyelidiki dugaan korupsi Kerja Sama Operasi (KSO) di BUMD milik Pemerintahan Provinsi Banten PT Banten Global Development (BGD) dan pengadaan lahan Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Kemudian dugaan korupsi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) Kota Cilegon. Ketiga kasus tersebut sudah masuk dalam tahap penyidikan oleh Polda Banten. “Kasus yang ditangani selama tahun 2019 ada 7 kasus, tiga diantara sudah ingkrah dengan total kerugian negara yang diselamatkan sebesar Rp112 miliar,” katanya. (Luthfi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.