PMII Sumbang Dana untuk Bangun Sekolah Ambruk di Pandeglang

oleh -
Sekolah Ambruk di Pandeglang
Kepala Dindikbud Pandeglang, Taufik Hidayat, menerima audiensi PMII.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Pandeglang, menyerahkan dana hasil penggalangan ke Dinas Pendidikan Pandeglang, untuk membangun Sekolah Ambruk di Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Banten, Rabu (30/10/2019). Bantuan itu juga dilakukan sebagai bentuk sindiran kepada Dindikbud.

Sumbangan dana dari hasil penggalangan yang dilakukan aktivis PMII tersebut, karena ada sekolah Taman Kanak-kanak dan Pendidikan Anak Usia Dini Izzul Qur’an di Kampung Cihaseum, Desa Kupahandap, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang ambruk, yang hingga saat ini belum ditangani Dindikbud Pandeglang.

Tidak hanya itu, beberapa bangunan SD juga hingga saat ini belum mendapat perhatian dari pemerintah daerah setempat. Dana yang diserahkan ke Dinas Pendidikan itu sebesar Rp 1,6 juta, dengan pecahan uang mulai Rp 500 perak hingga Rp50 ribu. Bantuan diserahkan langsung ke Kepala Dindikbud Pandeglang, Taufik Hidayat.

Sekretaris Pengurus Cabang PMII Pandeglang, Arda mengatakan, ia dan para mahasiswa lainnya berkomitmen akan mengawal terus kondisi gedung TK dan PAUD yang ambruk itu sampai bentul-betul dibangun pihak Dindikbud Pandeglang. Pihaknya mendesak, sekolah ambruk itu bisa dibangun tahun ini.

“Kami prihatin dengan kondisi bangunan sekolah yang ambruk. Maka kamipun tidak tebang pilih, baik milik swasta maupun negeri sekolah itu. Namun tetap harus diperhatikan,” ungkapnya.

BACA JUGA:

. PKBM Harus Tingkatkan Kulitas Pendidikan Pandeglang

. Kementerian PPPA Bangun Pondok Pesantren Ramah Anak di Pandeglang

. Di Pandeglang, Urus KK dan Akta Lahir Cukup di Kecamatan

Menurutnya, pihak Dindikbud harusnya peka terhadap kondisi lembaga pendidikan yang tidak layak. Maka dari itu, langkah yang dilakukan tersebut mampu mengetuk hati semua pihak di lingkungan Dindikbud dan Bupati Pandeglang, supaya memperjuangkan untuk membangun kembali gedung yang ambruk tersebut.

“Kami serahkan dana hasil penggalan. Tadi yang nerima langsung Kepala Dindikbud yang didampingi Sekretarisnya. Sebetulnya, penyerahan ini bagian dari kritik kami terhadap Dindikbud yang masih memadang sebelah mata terhadap ambruknya sekolah TK dan PAUD itu,” katanya.

Sementara, Kepala Dindikbud Pandeglang, Taufik Hidayat mengaku, uang yang diterimanya dari pengurus PMII Pandeglang bakal segera disampaikan ke pemilik yayasan TK dan Paud Izzul Qur’an. Namun, Taufik tidak memberikan kepastian bakal atau tidaknya sekolah tersebut dibantu dalam pembangunannya.

“Pengurus PMII menyampaikan kepeduliannya untuk TK di Kupahandap (Izzul Qur’an). Jadi mungkin akan kami sampaikan kepada pengurus yayasan. Adapun soal bantuan pembangunan dari dinas ada mekanismenya, tidak bisa serta merta saat sekolah roboh langsung dibantu,” imbuhnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.