PMI Kabupaten Tangerang Kumpulkan 60 Kantong Darah

oleh -
PMI Kabupaten Tangerang Kumpulkan 60 Kantong Darah untara donor darah
Donor darah di Kampus Untara Perumahan Sudirman, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, mengumpulkan 60 kantong darah.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang bersama Universitas Tangerang Raya (Untara) menggelar donor darah di kampus tersebut, Perumahan Sudirman Indah, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (4/9/2021).

“Kami bekerjasama dengan kampus Untara menggelar donor darah, menggugah kepedulian masyarakat akan pentingnya kebutuhan darah di Kabupaten Tangerang,” ungkap Ketua PMI Kecamatan Tigaraksa, Dina Sujatmika.

Selain donor darah, kata dia, PMI juga menyosialisasikan aplikasi sidoni atau Sistem Informasi Donor Darah Indonesia yang berbasis android. Dalam aplikasi itu, kata dia, masyarakat bisa mengetahui stok darah dan kegiatan donor yang dilaksanakan PMI.

“Aplikasi sidoni lebih memudahkan, daftar di rumah pilih tempat langsung donor yang terdekat, setetes darah membantu nyawa manusia,” tutur pria yang akrab disapa Mika tersebut.

BACA JUGA: PMI Kabupaten Tangerang Targetkan 15 Ribu Warga Tervaksin Dalam Sepekan

Donor darah kali ini berhasil mengumpulkan sebanyak 60 kantong darah. Kantong darah sebanyak itu didapat dari 88 orang pendaftar. Sementara sebanyak 28 orang pendaftar donor ditunda karena tekanan darahnya tinggi dan baru mendapatkan vaksinasi COVID-19.

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Tangerang Raya, Rohul Ardhiansyah menambahkan, donor darah di Untara merupakan program kerja BEM untuk mengajak mahasiswa dan sekeliling kampus untuk peduli menyumbangkan darahnya.

“Donor darah ini mengajak mahasiswa dan lingkungan akan pentingnya kebutuhan darah,” jelasnya.

Selain mahasiswa Untara, donor darah diikuti Karang Taruna, KNPI, Komunitas Terios, Rust Club Indonesia, Pemuda Pancasila, Serikat pedagang Kecil Tigaraksa dan masyarakat umum lainnya di sekitar Tigaraksa.

Pelaksanaan donor darah dilakukan dengan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat, dari mengecek suhu, mencuci tangan, dan menggunakan masker, pengecekan golongan darah dan cek kesehatannya.

Proses screening yang ketat pun harus dilakukan karena setiap peserta donor sebelumnya mendaftarkan diri secara mandiri melalui aplikasi Sidoni PMI Kabupaten Tangerang.(RM1/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.