PKS Minta Pemerintah Buka Akses Publik Terhadap Draf Final UU Ciptaker, Alasannya Ini!

  • Whatsapp
PKS meminta pemerintah membuka akses publik terhadap draf final UU Ciptaker

JAKARTA, REDAKSI24.COMPartai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta Pemerintah Presiden Jokowi untuk membuka akses publik terhadap draf final Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) yang sudah disahkan pada Senin (5/10/2020) lalu.

Permintaan tersebut disampaikan oleh PKS di akun Twitter resmi @PKSejahtera, Sabtu (10/10/2020). Dalam cuitannya, DPP PKS meminta pemerintah membuka draf final tersebut ke publik yang bertujuan untuk mengurangi kesalahpahaman.

Bacaan Lainnya

“Draft final UU Ciptaker yang disahkan di paripurna yang lalu belum juga dapat diakses public, termasuk oleh anggota DPR RI. Oleh sebab itu @FPKSDPRRI mengirimkan surat resmi untuk meminta draft UU tersebut,” cuit akun PKS, yang dikutip Minggu (11/10/2020).

Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR dari Fraksi PKS, Bukhori Yusuf, sebelumnya juga mengaku pihaknya belum mendapat draft final UU Cipta Kerja.

“Sampai hari kemarin, saya pribadi maupun fraksi secara tertulis meminta draf yang sudah ditandatangani yang kemudian diketok di paripurna sehingga menjadi undang-undang itu. Itu mana barangnya? Sampai hari ini kami belum mendapatkannya,” ungkap Bukhori.

Sebelumnya, sejumlah pihak juga mendesak agar pemerintah maupun DPR membuka akses terhadap draf final UU Ciptaker yang disahkan dalam rapat paripurna.

Pembukaan akses draf final UU Cipta Kerja ke tengah masyarakat dinilai dapat mencegah kontroversi, serta memenuhi prinsip transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas penyelenggara negara.

Ketua Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) Herzaky Mahendra Putra turut mendesak agar draft tersebut dapat segera diakses publik.

“Ketiadaan akses publik terhadap naskah final UU Cipta Kerja telah menyebabkan kontroversi dan polarisasi. Sehingga pemerintah harus segera membuka akses final UU Cipta Kerja ke masyarakat,” kata Mahendra dalam keterangan tertulisnya Sabtu kemarin. (Agung/Jaya)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.