PKL Kabupaten Tangerang Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

oleh -
PKL, protokol kesehatan, covid-19, satpol PP, kabupaten tangerang, perumahan sudirman indah, tigaraksa,
Satpol PP Kabupaten Tangerang, Banten, memberikan edukasi protokol kesehatan kepada PKL di Perumahan Sudirman Indah.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang, Banten, memberikan edukasi mengenai protokol kesehatan kepada para pengunjung dan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Perum Sudirman Indah, Kelurahan Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa, Senin (19/4/2021).

Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang, Fachrul Rozi mengatakan, pedagang yang ingin berdagang takjil saat bulan puasa, harus menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat. Pasalnya, saat ini pandemi COVID-19 belum berakhir.

“Ini sudah kegiatan tahunan, selama dia tidak melanggar ketertiban umum, tidak melanggar Perda, dan berjualan ditempat yang diperbolehkan tidak masalah, tetapi tetap patuhi protokol kesehatannya,” katanya.

Pihaknya menghimbau masyarakat agar menghindari kerumunan selama Ramadhan. Fachrul mengingatkan, pihaknya masih menerapkan sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan dan PPKM Mikro.

“Kami berharap seluruh jajaran masyarakat sama-sama menjaga protokol kesehatan dan tidak berkerumun melebihi batas waktu yang ditentukan,” katanya.

BACA JUGA: Kabupaten Tangerang Tercatat Masuk Zona Orange Covid-19, Padahal Begini Statusnya

Satpol PP Kabupaten Tangerang secara persuasif akan membubarkan para pengunjung dan pedagang yang berkerumun. “Kami juga terus evaluasi hasilnya,” tegas Ozi.

Sekretaris RW.06 Kelurahan Tigaraksa, M Ahmad Susetio yang mendampingi Tim Satpol PP di lokasi menjelaskan, Satgas COVID-19 tingkat RW dan RT di RW 06 Kelurahan Tigaraksa dan RW 12 Desa Pasir Nangka, melakukan penyekatan aktivitas warga dari luar Perumahan Sudirman untuk pencegahan kerumunan.

“Satgas COVID RW 06 dan RW 12 memberikan edukasi protokol kesehatan kepada warga demi mengatisipasi pencegahan COVID-19,” katanya.

Menurut dia, sebagian pedagang sudah mendapatkan izin berjualan di Perumahan Sudirman Indah. “Yang diperbolehkan berjualan hanya pedagang yang telah diberikan kartu tanda pengenal,” jelasnya.

Pedagang yang berjualan dan terdata di RW.06, menurut dia, jumlahnya sekitar 80 pedagang, baik pedagang warga Sudirman Indah maupun dari luar perumahan.(IKP/DIFA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.