PKH dan BPNT Belum Cair, APHRa: Kejari Harus Periksa Pendamping KPM Pakuhaji

oleh -
PKH dan BPNT Belum Cair, APHRa: Kejari Harus Periksa Pendamping KPM Pakuhaji
Ilustrasi/Ist.

KABUPATEN TANGERANG,REDAKSI24.COM–Ketua Harian Lembaga swadaya masyarakat (LSM) Aliansi Pembela Hak Rakyat (APHRa), Deri Rizki meminta Kejaksaan Negeri Tigaraksa untuk turun tangan terkait adanya keluhan dari sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang yang mengaku belum bisa mencairkan anggaran Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pemerintah Non Tunai (BPNT). Menurut Deri, pihak kejaksaan harus mencari penyebab belum bisa cairnya anggaran PKH dan BPNT hingga berbulan-bulan termasuk ada tidaknya unsur pidana dalam kasus tersebut. 

“Kami meminta agar pihak kejaksaan segera ambil sikap untuk melakukan penyelidikan terkait dana keluarga penerima manfaat (KPM) yang belum cair,” ujar Deri saat diwawancarai Redaksi24.com, Kamis (5/8/2021).

BACA JUGA: KPM di Pakuhaji Mengeluh Uang BPNT dan PKH Tidak Kunjung Cair

Deri melanjutkan, jika alasan yang diberikan pendamping dan koordinator kecamatan terkait validasi data yang menghambat tidak kunjung cairnya hak masyarakat tersebut, itu perlu dibuktikan mengingat sebelum-sebelumnya dari pengakuan KPM mereka telah sempat menerima.

BACA JUGA: Korcam Pakuhaji Akui Dana PKH dan BPNT di Kohod Belum Cair

“Emang sesulit apa validasi data, Kan setiap bulan sebelumnya juga dana tersebut cair, kenapa ini ada yang sampai 6 bulan dan 3 bulan dan tersebut belum cair, sedangkan validasi sendiri bukannya dilakukan setiap sebulan sekali,” tegas Deri.

BACA JUGA: Timbulkan Kerugian Hingga Rp800 Juta, Dua Pendamping Sosial di Tigaraksa Jadi Tersangka

Deri meyakini, hal penyelidikan terkait kasus tersebut bukan hal sulit untuk kejaksaan,terlebih sebelumnya Kejari Tigaraksa telah sukses mengungkap kasus yang sama di wilayah Kecamatan Tigaraksa dengan menetapkan 2 orang pendamping Kecamatan Tigaraksa menjadi tersangka.

“Jadi untuk Kepala Kejari yang baru, agar secepatnya melakukan adaptasi, agar bisa menerjunkan jajarannya untuk memeriksa para pendamping di Kampung Pintu Air, Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji,” tegasnya. (Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.