Pimpinan DPRD Banten Janji Sampaikan Aspirasi Buruh ke DPR RI

  • Whatsapp
aksi buruh di DPRD Banten
Ketua DPRD Banten, Andra Soni dan Wakil Ketua DPRD Banten, M Nawa Said menemui massa buruh yang menolak Omnibus Law.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Ketua DPRD Banten, Andra Soni dan Wakil Ketua DPRD Banten, Muhammad Nawa Said Dimyati menemui massa aksi buruh di depan Gedung Dewan, kawasan Puspemprov Banten, Kota Serang, Selasa (3/3/2020). Keduanya menemui buruh untuk menyerap aspirasi terkait Omnibus Law Cipta Kerja.

Saat menemui massa buruh, Andra Soni mengatakan terima kasih kepada buruh yang sudah menyampaikan aspirasinya secara konstitusional, benar, tertib dan aman. Untuk selanjutnya, pihaknya akan membahas bersama pimpinan lainnya di DPRD Banten, sebelum disampaikan ke DPR RI.

Bacaan Lainnya

“Aspirasi teman-teman ini akan saya sampaikan secara resmi dari DPRD Banten ke DPR RI untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan. Mudah-mudahan ada keputusan yang bijaksana yang diputuskan nanti,” ungkap politisi Gerindra itu.

Hal yang sama juga dikatakan Wakil Ketua DPRD Banten Muhammad Nawa Said Dimyati. Politisi Demokrat ini mengaku secara pribadi, dirinya menyambut kedatangan para buruh ini terkait RUU Omnibus Law Cipta Kerja.

Kemudian, sampai saat ini posisinya masih dalam rancangan (RUU). Dimana setiap rancangan itu masih dalam proses pembahasan. Dalam proses itu, pihaknya akan menyampaikan kepada presiden yang diwakili menteri tenaga kerja serta DPR RI, sebagian besar buruh Provinsi Banten menolak RUU Omnibus Law tersebut.

“Untuk itu DPR RI sebaiknya memilih poin-poin dalam RUU Omnibuslaw itu, mana saja poin yang tidak baik bagi masyarakat, khususnya buruh,” ujarnya.

BACA JUGA:

. Blokade Jalan Protokol, Warga Cilegon Kecam Aksi Unjukrasa Buruh

. Forum Buruh Cilegon Galang Massa Tolak Omnibus Law

. Ratusan Buruh Demo Ke DPR-RI Tolak Omnibus Law

Muhammad Kamal Amrullah, Ketua DPD KSPI Banten menyatakan, dari hasil kajian RUU Omnibus Law ini, ada kerentanan terhadap keselamatan kerja buruh. “Kami menolak RUU Omnibus Law, khususnya cluster ketenagakerjaan karena itu akan mendegradasi perlindungan dan kesejahteraan buruh,” kata M Kamal Amrullah.

Rencananya, pada tanggal 23 Maret 2020, seluruh federasi buruh di Banten, kata dia, akan berangkat ke Jakarta untuk menyampaikan aspirasi yang sama secara nasional. “Kami datang ke sini meminta dewan untuk memberikan rekomendasi atas aspirasi kami,” katanya. (Luthfi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.