Petugas Puskesmas Cikuya Bakal Sweeping Bidan Praktek

oleh -
Petugas Puskesmas Cikuya Bakal Sweeping Bidan Praktek kecamatan solear kabupaten tangerang
Kepala Puskesmas Cikuya, Drg Mutmainah mengatakan, selain untuk melakukan pendataan kembali, sweeping dilakukan menyusul terbongkarnya tempat praktek bidan yang tidak dilengkapi surat izin praktek bidan (SIPB).

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Petugas Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Cikuya, berencana menggelar sweeping ke sejumlah Bidan Praktek Mandiri (BPM) yang ada di Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten.

Selain untuk melakukan pendataan kembali, sweeping dilakukan menyusul terbongkarnya tempat praktek bidan yang tidak dilengkapi surat izin praktek bidan (SIPB) alias ilegal di Perumahan Munjul, Desa Munjul, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang.

“Dalam waktu dekat ini kami agendakan untuk melakukan pendataan keberadaan BPM yang ada di Kecamatan Solear,” ungkap Kepala Puskesmas Cikuya, Drg Mutmainah kepada Redaksi24.com di kantornya, Selasa (9/11/2021).

Mutmainah mengatakan, pendataan kembali BPM bagian dari pengawasan dan pembinaan Puskesmas Cikuya terhadap tenaga kesehatan (Nakes) sekaligus sebagai upaya tertib administrasi.

BACA JUGA: 2 Tahun Bidan Wati Buka Praktek Tanpa Izin di Solear

“Ada istilah SUFAS (Supervisi Fasilitatif) BPM, itu merupakan kegiatan yang rutin dilakukan Puskesmas dalam membina jejaring BPM yang ada di wilayah kerja Puskesmas,” jelasnya.

Menurutnya, banyak aspek yang dilihat Puskesmas untuk jejaringnya guna meningkatkan pelayanan di Faskes tersebut, diantaranya melihat Rencana Tindak Lanjut (RTL) SUFAS sebelumnya, apakah sudah ditindaklanjuti atau belum sebagai bentuk komitmen yang harus dijalankan Faskes.

“Kami akan data dan periksa kembali, baik dari kelengkapan SIPB maupun kelengkapan fasilitas lainnya sebagai penunjang sarana pelayanan kesehatan,” kata Mutmainah.

Dijelaskannya, kegiatan SUFAS adalah manajemen mutu dengan pendekatan proses. Kegiatan ini juga bertujuan untuk melakukan pembinaan pada jejaring Puskesmas tentang masalah administrasi dan pelaporan di Pustu atau Polindes.

BACA JUGA: Tempat Praktek Bidan Wati di Solear Akhirnya Ditutup

Kegiatan itu, lanjut Mutmainah, dilakukan dengan kunjungan ke Polindes atau Pustu untuk mengetahui kinerja jejaring Pustu. Kegiatan ini dilakukan bidan koordinator, kepala Puskesmas dengan tujuan untuk memberikan bimbingan administrasi serta kelengkapan arsip laporan di tingkat Polindes/Pustu.

Mutmainah menyebut terdapat 9 BPM yang masuk dalam daftar pengawasan dan pembinaan Puskesmas Cikuya dan membuka pelayanan kesehatan selama 24 jam, termasuk Bidan Desa dan bidan yang bekerja di Puskesmas atau rumah sakit (RS).(RM1/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.