Petani Banten Didorong Kembangkan Pisang Cavendish

  • Whatsapp
Dinas Pertanian Banten
Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid/Antara.

SERANG,REDAKSI24.COM–Dinas Pertanian Provinsi Banten mendorong masyarakat khususnya para petani yang memiliki lahan, untuk mengembangkan tanaman pisang Cavendish (Cavendish banana). Pasalnya pisang yang populer di dunia sebagai salah satu buah tropis dan di Indonesia dikenal sebagai pisang ambon putih tersebut memiliki nilai jual yang cukup baik.

“Kami mendorong masyarakat mengembangkan pisang Cavendish, karena memiliki nilai jual yang baik. Kalau nama dagangnya itu kan pisang Sunpride,” kata Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid di Serang, Senin, (2/11/2020).

Bacaan Lainnya

Agus menjelaskan saat ini pisang Cavendish banyak dikembangkan di berbagai daerah di Indonesia, seperti Jawa Timur. Untuk itu karena memiliki nilai jual yang bagus maka petani Banten pun bisa mulai mengembangkannya. 

“Kebetulan saya kenal sama distributornya, mereka siap menampung berapapun jumlahnya,” kata Agus.

Menurut Agus, saat ini pihaknya sedang mencoba membuat percontohan atau miniatur tanaman pisang tersebut di lahan kawasan Sistem Pertanian Terpadu (Sitandu) di Kecamatan Curug, Kota Serang.

“Ini kami bikin untuk skala miniatur bukan skala produksi. Kami tanam sekitar 400 batang di Sitandu nanti dikembangkan di masyarakat,” katanya.

Sementara Kabid Hortikultura Distan Banten Hudri mengatakan, pihaknya di Bidang Hortikultura mendorong masyarakat untuk menanam pohon pisang, karena budi daya tersebut dinilai cukup menjanjikan bagi ekonomi masyarakat.

“Nanti masyarakat yang akan mengembangkan, kami hanya memberikan contoh, bahwa teknik budidaya pisang itu ya seperti ini,” kata Hudri.

Hudri mengatakan, Distan ingin memanfaatkan Sitandu sebagai miniatur pertanian di Banten, selanjutnya masyarakat yang mengembangkan di daerahnya masing-masing.

“Selain tanaman pisang, banyak juga yang dikembangkan di Sitandu,” kata Hudri. (Mulyana/Ant/Hendra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.