Perusahaan Oksigen di Banten Prioritaskan Kebutuhan Medis

oleh -
Perusahaan Oksigen, Banten, Prioritaskan, Kebutuhan Medis, industri, rumah sakit, kasus covid-19,
Pekerja sedang melayani pengisian ulang tabung oksigen dari masyarakat umum yang membutuhkan oksigen, di PT Umata Gas Multi Perkasa di Kota Serang, Senin (19/7/2021).

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Perusahaan produsen dan distributor oksigen di Banten berkomitmen untuk memprioritaskan kebutuhan medis daripada industri. Komitmen itu menyusul meningkatnya kebutuhan oksigen di rumah sakit serta peningkatan kasus COVID-19.

“Selama ini kami lebih besar menyuplai untuk industri, untuk RS tidak terlalu besar. Tapi selama pandemi, kami kurangi pelanggan dari industri sangat signifikan. Kami prioritaskan kebutuhan medis,” kata Direktur Utama PT Umata Gas Multi Perkasa, Abdul Manan saat menerima kunjungan Tim Pemprov Banten ke perusahaan tersebut di Kota Serang, Senin (19/7/2021).

Bahkan, kata dia, tidak hanya memenuhi kebutuhan medis dalam jumlah yang cukup banyak, pihaknya juga menerima pelayanan isi ulang dan pembelian gas oksigen untuk masyarakat yang membutuhkan karena keluarganya yang sakit.

“Masyarakat datang sendiri ke sini bawa tabung gas isi ulang, saya layani sampai malam, rata-rata sekitar 100 orang per hari yang datang. Asalkan untuk kebutuhan orang sakit, akan kami layani,” kata Manan.

BACA JUGA: Rumah Sakit se Banten Dapat Pasokan 120 Ton Oksigen

Ia mengatakan, selama ini kapasitas produksi oksigen di perusahaanya sekitar 70 tabung per jam. Namun demikian, untuk peningkatan kapasitas produksi selama pandemi ini tergantung suplai dari pabriknya.

“Kalau dari pabrik suplainya meningkat, akan kami tingkatkan juga. Sekarang kondisinya karena dari pabrik sedikit dan sangat terbatas,” kata Manan.

Ia mengaku selama ini tidak pernah bermain-main dengan harga oksigen, meskipun saat kebutuhannya meningkat. “Kami tidak menaikkan harga. Masih tetap untuk tabung besar isi ulang Rp50 ribu, dan tabung kecil Rp35 ribu,” katanya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Banten, Babar Suharso mengatakan, selama ini di Banten ada empat perusahaan besar produsen gas oksigen yang menyuplai kebutuhan untuk industri dan medis.

Selama ini pula, ungkapnya, kapasitas produksi gas oksigen dari produsen sekitar 1.500 ton per hari sedangkan kebutuhan yang ada diperkirakan mencapai sekitar 2500 ton per hari.

“Memang masih kurang jika dibandingkan kebutuhan dengan kapasitas produksi. Makanya kami selama ini diarahkan untuk menggeser kebutuhan oksigen untuk industri ke kebutuhan medis terlebih dahulu,” kata Babar.(Ant/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.