Perumdam TKR Kembali Jadi Perusahaan Air Minum Tersehat se-Indonesia

oleh -
Perumdam TKR
Dirut Perumdam TKR, Sofyan Sapar (kanan) bersama Ketua Ombudman RI wilayah Banten Dedy Irsan saat berdalog bersama wartawan.

KABUPATEN TANGERANG,REDAKSI24.COM–Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) kembali meraih prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam ekspose yang digelar Kementerian PUPR beberapa waktu lalu, terungkap perusahaan milik Pemerintah Kabupaten Tangerang ini mampu mempertahankan posisinya dari tahun sebelumnya sebagai perusahan pengelolaan air minum tersehat se-Indonesia. 

“Alhamdulillah kinerja Perumdam TKR dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat mendapatkan apresiasi,” ujar Direktur Utama (Dirut) Perumdam TKR, Sofyan Sapar kepada media, Jumat (26/2/2021) lalu.

Menurut Sofyan, yang lebih membanggakan adalah tidak hanya bisa mempertahankan tetapi Perumdam TKR bisa meningkatan indeks nilai bedasarkan pedoman penilaian kinerja Perumdam dari  Kementerian PUPR mulai dari keuangan, pelayanan, operasional serta sumber daya manusianya.

“Walaupun peningkatan tidak banyak namun ini sebagai bukti bahwa Perumdam TKR selalu berbenah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sesuai instruksi Bupati Tangerang sebagai KPM (Kuasa Pemilik Modal-red),” ujar Sofyan.

Dalam kesempatan itu juga Sofyan mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder terutama kepada Bupati Tangerang, A. Zaki Iskandar selaku KPM Perumdam TKR dan Sekda Kabupaten Tangerang. M. Maesyal Rasyid selaku Ketua Dewan Pengawas Perumdam TKR yang telah memberikan dukungannya sehingga Perumdam TKR bisa menjadi seperti saat ini.      

BACA JUGA: Perumdam TKR Siap Operasikan Mobil Payment Keliling di Tahun 2021

Sementa  itu Ketua Ombudsman RI wilayah Provinsi Banten Dedy Irsan mengapresiasi capaian kinerja yang dilakukan Perumdam TKR dalam memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat. Terlebih menurut Dedy, dari informasi yang didapatnya sebagai perusahaan milik Pemerintah Kabupaten Tangerang,  Perumdam TKR telah mampu berkontribusi dalam pembangunan dengan menyetorkan 20 persen keuntungannya kepada Pendapatan Alokasi Daerah (PAD) Kabupaten Tangerang.

“Ini jelas harus ditiru oleh perusahaan-perusahaan milik pemerintah daerah lainnya di Banten agar mampu mandiri dengan tidak lagi memerlukan penyertaan modal, bahkan justru memberikan PAD,” jelas Dedy.

Namun begitu Dedy  tetap mengingatkan seluruh manajemen Perumdam TKR untuk tetap berbenah diri dalam rangka terus meningkatkan pelayanannya ke masyarakat. Salah satunya adalah lebih mengefektifkan fungsi internal handling unit untuk mengatasi setiap aduan masyarakat.       

“Ini pening agar setia aduan masyarakat bisa cepat direspon dan segera diatasi” pungkasnya.(Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.