Perumdam TKR Akui Sudah 2 Bulan Kesulitan layani Air Bersih Untuk Warga Mauk, Tenyata Ini Penyebabnya

oleh -
Perumdam TKR Akui Sudah 2 Bulan Kesulitan layani Air Bersih Untuk Warga Mauk, Tenyata Ini Penyebabnya 
Petugas tengah membersihkan saluran agar air bisa masuk ke intake pengolahan air Perumdam TKR/Ist.

KABUPATEN TANGERANG,REDAKSI24COM-Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang mengakui sudah lebih dari 2 bulan tengah kesulitan dalam melayani air bersih kepada warga di wilayah Kecamatan Mauk. Pasalnya sungai Irigasi Anak Sungai Cisadane  yang menjadi sumber bahan baku air bersih bagi Perumdam TKR d IKK Mauk debit airnya surut bahkan kering dan kotor akibat proses normalisasi sungai yang tengah dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Namun proses normalisasi  yang sudah berjalan lama dan tak kunjung usai sehingga mengganggu pelayanan air bersih bagi masyarakat.

“Imbasnya tidak ada air yang bisa masuk ke Intake kami untuk diolah menjadi air bersih sehingga instalasi pengolahan air kami tidak dapat dioperasikan secara maksimal yang berakibat terganggunya pasokan air bersih ke  1.800 pelanggan,” ujar Kepala Bagian Humas Perumdam TKR Kabupaten Tangerang Ahmad Rizal kepada Redaksi24.com, Minggu (20//6//2021).

Rizal mengaku pegawai Perumdam TKR di IKK Mauk selalu siaga di malam hari atau saat turun hujan biasanya irigasi terisi air sehingga bisa dimasukan ke intake kami untuk diolah.  Namun karena debitnya sedikit dan harus berbagi dengan para petani untuk mengairi sawah  maka air yang masuk ke instalasi tidak sesuai dengan kapasitas yang dibutuhkan.

Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang mengakui sudah lebih dari 2 bulan tengah kesulitan dalam melayani air bersih kepada warga di wilayah Kecamatan Mauk. Pasalnya sungai Irigasi Anak Sungai Cisadane  yang menjadi sumber bahan baku air bersih bagi Perumdam TKR d IKK Mauk debit airnya surut bahkan kering dan kotor akibat proses normalisasi sungai yang tengah dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Namun proses normalisasi  yang sudah berjalan lama dan tak kunjung usai sehingga mengganggu pelayanan air bersih bagi masyarakat.
Pengerjaan normalisasi sungai oleh Kementerian PU /Ist.

Rizal mengaku pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas pelaksana pekerjaan agar bisa segera menyelesaikan perbaikannya agar irigasi kembali teraliri air secara normal.

BACA JUGA: Proyek Jalan Layang di Kabupaten Tangerang Terhambat Pembebasan Lahan

“Mudah-mudahan pihak dinas terkait bisa mempercepat proses normalisasi sungai irigasi kembali teraliri air secara normal dan instalasi kami pun bisa kembali berfungsi normal,” ujar Rizal.

BACA JUGA: Ombudsman Banten Puji Kinerja Perumdam TKR Terkait Pelayanan Air Bersih ke Masyarakat

Menurut Rizal sebenarnya dalam mengatasi kesulitan pasokan air kepada masyarakat ini, pihak Perumdam TKR sudah  mengirimkan bantuan air bersih melalui mobil tangki kepada pelanggan yang dikoordinir oleh Kepala Cabang Pembantu Mauk. Namun hal ini tidak bisa maksimal karena kadang-kadang terkendala akses jalan yang sempit sehingga kendaraan tidak bisa masuk dan tidak bisa melayani hingga rumah pelanggan.

BACA JUGA: Hampir 50 Persen Pegawai Perumdam TKR Telah Jalani Vaksinasi COVID-19

“Jadi silahkan pelanggan yang membutuhkan air bersih untuk menghubungi Kantor Capem untuk permohonan bantuan,” pungkasnya. (Hendra).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.