Perum Ares Residence Lebak Dihentikan Secara Paksa Karena Tidak Mengantongi IMB

  • Whatsapp
Perum Ares Residence
Perum Ares Residence Lebak bermasalah.

LEBAK, REDAKSI24.COM – Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lebak menghentikan proses pembangunan Ares Residence di Kampung Babakan Kalapa,  Desa Aweh,  Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Banten.

Pasalnya pihak pengembang perumahan tersebut tidak mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB). Namun mereka telah mendirikan beberapa pembangunan perumahan dan sudah memasarkannya.

Bacaan Lainnya

“Setelah kami melakukan peneguran dan menghentikan pembangunan perumahan tersebut, baru pihak pengembang mengajukan perizinan,” Kata Kepala DPMPTSP Lebak, Yosep M Holis  ketika dihubungi  Redaksi24.com, melalui telepon selulernya,  Jumat (26/6/2020).

Selama proses pengajuan perizinan itu, kata Yosep, pihak pengembang tidak diperbolehkan melakukan aktivitas apapun. ” Semua aktivitas dihentikan. Kalau mereka bandel tentu kita tindak tegas sesuai ketentuan yang ada,” kata dia.

BACA JUGA: DPMPTSP Lebak Kecolongan Atas Berdirinya Perum Ares Residence Yang Tidak Ber IMB

Dikonfirmasi masalah tersebut  pihak Manajemen Marketing Perumahan Ares Residence, R Doni Sasmito membenarkan, bahwa pembangunan perumahan tersebut dihentikan dengan cara disegel. 

“Semenjak gerbang perumahan itu disegel, kami menghentikan seluruh aktivitas pembangunan rumah tersebut,” kata dia.

BACA JUGA: Resahkan Warga, Izin Lingkungan Perumahan Ares Residence Lebak Terancam Dicabut

Ditanya soal proses pengajuan IMB perumahan itu, Doni mengaku tidak tahu. Alasannya, kepengurusan IMB ditangani oleh tim legal perumahan.

Adapun rumah yang sudah dibangun dan terjual  kata Doni, sebanyak 3 unit. Sedangkan lainnya baru dipesan dan tidak bisa dilanjutkan pembangunannya karena selain tidak disetujui oleh bank juga dihentikan oleh pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak.

BACA JUGA: Abaikan Amdal, Dewan Minta Pemkab Lebak Tindak Tegas Pengembang Ares Risidence

Berdasarkan pantauan di lokasi, kawasan perum Ares Residence terlihat sepi karena tidak ada aktivitas. Sedikitnya 9 unit rumah pembangunanya tidak berlanjut karena terbentur aturan.

Spanduk penyegelan perumahan, terlihat terpasang di gerbang perumahan, sehingga dengan tidak adanya aktivitas di lokasi pembangunan, perumahan itu  terkesan angker. (Yusuf/Aan)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.