Pertamina Siapkan Pertalite Harga Khusus di Kota Serang dan Pandeglang

  • Whatsapp
pertamina, program langit biru, kota serang, pertalite harga khusus, pandeglang, bbm premium,
Antrean kendaraan mengisi BBM di salah satu SPBU Kota Serang.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Sebagai wujud apresiasi terhadap animo masyarakat untuk menggunakan BBM dengan angka oktan tinggi yang lebih ramah lingkungan, Pertamina akan terus menggerakkan Program Pertalite Harga Khusus di Kota Serang dan Kabupaten Pandeglang, Banten.

Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Regional Jawa Bagian Barat, Eko Kristiawan di Kota Serang, Jumat (8/1/2021) mengatakan, pertalite harga khusus sebagai bagian dari rangkaian Program Langit Biru (PLB) untuk menciptakan lingkungan sehat.

Bacaan Lainnya

“Pertamina melanjutkan Program Pertalite Harga Khusus, sehingga konsumen dapat merasakan performa Pertalite dengan harga Rp6.850 per liter, lebih rendah Rp800 dari harga normal,” jelasnya.

Ia berharap pada PLB ini agar bisa melestarikan lingkungan dan dapat sejalan dengan kembali pulih aktivitas kegiatan ekonomi masyarakat khususnya di wilayah Banten. Pihaknya juga mengapresiasi masyarakat yang sudah beralih menggunakan dan merasakan keunggulan kualitas Perta Series.

“Semoga kualitas lingkungan, khususnya udara di wilayah Banten semakin bersih seiring dengan peningkatan penggunaan BBM yang berkualitas dan rendah emisi,” kata Eko.

BACA JUGA: Mantan Lurah Dilantik Wali Kota Menjadi Sekda Kota Serang

Diketahui, PT Pertamina (Persero) Regional Jawa Bagian Barat mencatat konsumsi harian terhadap Bahan Bakar Miyak (BBM) jenis Premium (RON 88) di dua daerah Banten, yaitu Kota Serang dan Kabupaten Pandeglang menurun cukup signifikan.

Terjadinya penurunan konsumsi Premium tersebut setelah pihaknya menjalankan PBL pada 6 November 2020 sampai 4 Januari 2021, agar masyarakat peduli akan hadirnya kualitas udara yang lebih bersih, sehingga konsumsi BBM itu beralih pada produk Perta Series.

“Hal ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat dalam menggunakan BBM dengan angka oktan tinggi, untuk menerapkan penggunaan energi yang lebih bersih guna meningkatkan kualitas udara dan lingkungan,” kata Eko Kristiawan.

Ia mengatakan, di Kota Serang penurunan konsumi Premium hingga 79 persen atau sekitar 40 Kiloliter (KL) dari konsumsi normal harian yaitu lebih dari 50 KL. Sedangkan di Kabupaten Pandeglang menurun sampai 72 persen atau sekitar 27 KL, dari konsumsi normal harian sebesar lebih dari 35 KL.

“Kalau konsumsi BBM jenis Perta Series dan Pertalite (RON 90) di Kota Serang meningkat hingga sekitar 15 persen dari konsumsi normal harian yaitu lebih dari 190 KL. Sedangkan konsumsi Pertamax (RON 92), turut meningkat sebesar 20 persen dari konsumsi normal harian yaitu sekitar lebih dari 30 KL,” katanya.

Ia juga menambahkan peningkatan konsumsi pada Pertalite di Kabupaten Pandeglang juga meningkat sekitar 28 persen atau lebih dari 35 KL.

“Dibandingkan konsumsi harian normal yaitu lebih dari 130 KL. Konsumsi Pertamax turut meningkat sekitar 27%, dibandingkan konsumsi normal harian yaitu sekitar 18 KL,” ujarnya.(ANT/DIFA)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.