Perpanjangan PPKM Level 3 di Kota Tangerang, Bioskop Diizinkan Buka

oleh -
Plt Asda I, Kota Tangerang, Said Endrawiyanto.

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM– Berdasarkan instruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) nomor 42 tahun 2021, tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4, 3 dan 2 diperpanjang hingga 20 September mendatang. Kini, Kota Tangerang masih ditetapkan di PPKM Level 3 dengan sejumlah pelonggaran baru. 

Plt Asda I, Kota Tangerang, Said Endrawiyanto mengungkapkan Kota Tangerang masih di level 3, walau secara angka-angka indikator PPKM covid-19 Kota Tangerang sudah berada di level 2. “Namun, karena kita berada di wilayah aglomerasi, maka Kota Tangerang masih di level 3 dengan beberapa pelonggaran baru,” ungkap Said di Tangerang, Rabu (15/9/21).

Salah satu pelonggaran itu, katanya,  bioskop diizinkan buka kembali dengan tujuh ketentuannya. Mulai dari, wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi dan hanya pengunjung kategori hijau yang boleh masuk, kapasitas 50 persen, usia di bawah 12 tahun dilarang masuk, dilarang makan dan minum di area bioskop. 

“Selain itu, Pemkot Tangerang juga memberikan ketentuan harus adanya sinar UV-C di dalam saluran udara gedung bioskop. Melakukan penyemprotan desinfektan secara berkala dan mengikuti aturan protokol kesehatan secara ketat sesuai aturan yang ada,” kata dia. 

BACA JUGA: Hore, Mulai Besok Bioskop di Kota Tangerang Kembali Buka

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni menjelaskan, asesmen atau indikator level PPKM Kota Tangerang saat ini terus menunjukkan perbaikan. Mulai dari transmisi komunitas yaitu kasus konfirmasi yang sudah di tingkat satu dengan 5,54 persen, rawat inap RS di tingkat satu dengan 4,52 persen dan indikator kematian di tingkat satu dengan 0,13 persen. 

“Sedangkan pada kapasitas respon Kota Tangerang tingkat sedang. Diantaranya, testing yang masuk tingkat memadai dengan 1,03 persen, tracing di tingkat sedang dengan 10,49 persen dan treatment di tingkat memadai dengan 8,17 persen,” jelas dr Dini. 

Lanjutnya, dari enam indikator yang masih harus dievaluasi adalah indikator tracing yang masih pada tingkat sedang. Diketahui, saat ini tracing Kota Tangerang masih 1:10 sedangkan rasio yang harus dipenuhi adalah 1:15. 

“Untuk indikator lainnya juga terus kita maksimalkan. Penurunan kasus belakangan ini diiringi dengan cakupan vaksinasi yang terus bertambah, jadi jangan euphoria berlebihan. Kami imbau, masyarakat harus menerapkan 5M secara ketat dan ikuti vaksinasi. Sedangkan Pemkot Tangerang terus gencarkan 3T,” katanya. (Candra/Aan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.