Pernyataan Gubernur Banten Soal Pasien Corona Meninggal, Resahkan Warga Tangsel

  • Whatsapp
Pernyataan Gubernur Banten
Aparat Kecamatan Pondok Aren berkumpul membahas pernyataan Gubernur Banten.

TANGERANG SELATAN, REDAKSI24.COM– Viralnya pemberitahuan yang disebar melalui video berdurasi 1:21 detik membuat masyarakat resah. Terlebih lagi di dalam video tersebut Gubernur Banten Wahidin Halim menyebut terdapat satu warga Kota Tangerang Selatan meningal dunia akibat positif Virus Corona (Covid-19).

Informasi yang bertujuan memberikan imbauan pada masyarakat agar lebih berhati – hati terhadap penyebaran virus corono itu, justru menimbulkan berbagai pertanyaan. Pasalnya informasi tersebut simpang siur, dan masyarakat tidak tahu dimana lokasi sebenarnya, warga yang dikabarkan meninggal dunia akibat terserang virus corona..

Bacaan Lainnya

Seperti yang disampaikan Ayu Safitri kepada Redaksi24.com di bilangan Pondok Aren, Tangerang Selatan. Ia mengaku mendengar di daerah tersebut ada warga yang meninggal karena menderita virus corona.

Namun, setelah bertanya dan mengecek ke beberapa orang temannya yang tinggal di wilayah itu, semuanya mengaku tidak tahu. ” Di wilayah Maharta memang ada orang meninggal. Tapi bukan karena terserang virus corona,” kata dia.

Seharusnya, kata Ayu, sebagai pemimpin, Gubernur Banten, Wahidin Halim tidak mengeluarkan pernyataan yang membingungkan masyarakat. Apalagi disaat sekarang ini, masyarakat sedang dilanda ke khawatiran atas merebaknya penyakit tersebut.

“Untuk videonya Gubernur masyarakat sudah banyak yang liat, temasuk saya. Sehingga masyarakat merasa resah dan was- was atas informasi tersebut,” kata Ayu sembari menambahkan seharusnya pemerintah dalam memberikan informasi atau imbauan kepada masyarakatnya harus valid, dan tidak membingungkan.

BACA JUGA:

Gubernur Banten dan Kepala Daerah Se-Tangerang Raya Tetapkan KLB Wabah Corona

Gubernur Banten Tetapkan Corona sebagai Kejadian Luar Biasa

Begitupula dengan Camat Pondok Aren, Makum Sagita. Begitu mendengar pernyataan Gubernur Banten, langsung mengunjungi warganya yang baru pulang dari luar negeri di kawasan Pondok Jati, Jurangmangu Barat.

Sesampai di sana, kata dia, ternyata warganya yang baru pulang dari luar negeri tersebut sehat-sehat saja.
” Sampai Sore ini (Selasa, 17/3/2020) kami belum tahu dimana rumah pasien corona yang meninggal di Pondok Aren ini. Karena saat saya ke rumah warga dan menanyakan anaknya yang baru pulang dari Singapura, tenyata sehat- sehat saja” kata Camat Pondok Aren.

Akibatnya, kata Camat, dirinya membuat video bantahan dengan durasi dua menit lebih dengan tujuan untuk menenangkan masyarakat. ” Kami belum tahu pasien virus corona yang disebut oleh Gubernur Banten. Bahkan kami minta kepada seluruh lurah di wilayahnya agar segera melaporkan bila ada warganya yang suspeck corona,” kata Dia. (Igbal/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.