Permahi Nilai Pelayanan Terpadu Pengadilan Negeri Serang Belum Efektif

oleh -
permahi
Permahi Banten usai bertemu Humas PN Serang.

KABUPATEN SERANG, REDAKSI24.COM – Perhimpunan Mahasiswa Hukum (Permahi) Komisariat Universitas Serang Raya (Unsera) menyoroti penerapan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) bagi masyarakat di Pengadilan Negeri (PN) Serang.

Aktivis Permahi, Thulus Parodi mengatakan, efektivitas PTSP belum begitu terlihat manfaatnya. Maka dari itu, Permahi menuntut untuk memaksimalkan fungsi dari PTSP tersebut.

“Efektivitas dan evaluasi terhadap pelayanan PTSP agar benar benar diperhatikan guna memberikan layanan maksimal terhadap masyarakat,” katanya kepada Redaksi24.com usai Audiensi antara Permahi dengan Humas PN Serang, Selasa (3/11/2019).

BACA JUGA:

. Taufiqurrahman Ruki Dorong Pemprov Banten Alokasikan Anggaran Sanitasi

. Perkumpulan Urang Banten Rangkul Lansia yang Luput dari Perhatian Pemerintah

. Soal Relokasi, Wali Kota Serang Diminta Jangan Kalah dengan PKL

Ia juga menyarankan agar pemerintah terbuka dan mau mendengar kritik, baik dari Mahasiswa maupun masyarakat pada umumnya. “Seluruh lembaga negara baik eksekuti, legislatif dan yudikatif harus terbuka terhadap kritikan dan masukan yang disampaikan masyarakat,” imbuhnya.

Disisi lain, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Serang Sigit Triono mengungkapkan, pihaknya telah melaksanakan banyak program dan itu sudah transparan. Akses bagi pengguna layanan pengadilan, menurutnya, dapat berjalan mudah dan murah, sehingga dapat menjaga sistem peradilan yang bebas dari praktek suap, curang dan lain sebagainya.

“Maka hadirnya PTSP di PN Serang guna menghindari pertemuan antara pengguna layanan pengadilan dengan pejabat tertentu, sehingga meminimalisir potensi suap,” ungkapnya.

Humas PN Serang Chairil Anwar mengajak mahasiswa untuk sama-sama mengawasi kinerja pemerintah, khususnya para pejabat dan pegawai, baik di lingkungan PN maupun diluar lingkungan pengadilan.(Adi/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *