Perkuat  Keuangan Daerah Bank Banten gandeng Petani dan Nelayan

oleh -
Perkuat  Keuangan Daerah Bank Banten gandeng Petani dan Nelayan
Acara Halal Bi Halal INTANI DPW Banten dengan Tema “Membina Petani dan Nelayan untuk Ketahanan Pangan dan Bernilai Ekspor Halal”, Selasa,(8/6/1021).

SERANG,REDAKSI24.COM-  Demi memperkuat ekosistem keuangan daerah Bank Banten menggandeng para petani dan nelayan yang ada di Provinsi Banten. Lewat langkah tersebut juga diharapkan bisa membantu kalangan ekonomi bawah itu agar bisa bertahan di tengah pandemi COVID-19 saat ini.

Direktur Utama Bank Banten Agus Syaharuddin mengatakan pertanian, khususnya padi, merupakah salah satu elemen penting dalam pembangunan ekonomi Provinsi Banten. Namun kondisi pandemi yang dihadapi saat ini memberikan dampak yang signifikan kepada para petani.

“Terlebih lagi petani yang memasuki musim tanam, secara rutin diterpa berbagai masalah, mulai dari ketidakstabilan harga hasil panen, distribusi yang terhambat, dan kebutuhan akan stimulus dari pemerintah,” katanya pada acara Halal Bi Halal INTANI DPW Banten dengan Tema “Membina Petani dan Nelayan untuk Ketahanan Pangan dan Bernilai Ekspor Halal”, Selasa,(8/6/1021).

BACA JUGA: Bank Banten Kembali Kelola Kas Daerah Pemprov Banten

Untuk membantu meringankan beban petani, Bank Banten hadir dengan mengusung konsep Ekosistem Keuangan Daerah (EKD) yang menggabungkan peranan antara Pemerintah, Bank, dan kreditur.

BACA JUGA: BPS Sebut Petani Jadi Penyumbang Terbesar Angka Rumah Tangga Miskin

Agus menuturkan, skema bertajuk Ekosistem Keuangan Daerah (EKD), merupakan perwujudan peran bank daerah dalam mendukung pengelolaan keuangan daerah agar lebih efektif, efisien dan transparan.

BACA JUGA: Lebih Menguntungkan, Nelayan Pantai Selatan Lebak Beralih Berburu Lobster

“Sebagai upaya membangun perekonomian di Banten, kami sebagai Bank kebanggaan masyarakat Banten mengusung konsep Ekosistem Keuangan Daerah (EKD), yang dalam implementasinya perlu sinergi berbagai pihak yang terlibat dalam keuangan daerah, yakni pemerintah daerah, perangkat daerah, perusahaan daerah dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), lembaga jasa keuangan daerah (Bank Daerah), dan pihak ketiga,” ujarnya.

Karena itu Bank Banten mengajak seluruh pemerintah di Banten, baik provinsi maupun kabupaten/kota untuk bersinergi dengan kami dalam upaya menciptakan ekosistem keuangan daerah.

“Kemajuan ekonomi Provinsi Banten tentu merupakan mimpi kita bersama. Oleh karena itu, mari kita bergotong-royong mewujudkan mimpi tersebut. Insya Allah niat baik kita untuk Provinsi Banten tercinta dapat diridhoi Allah,” tutur Agus.

Kehadiran Bank Banten dalam upaya mengembangkan sektor pertanian di Banten diharap dapat menjadikan Bank Banten sebagai “Bank Jawara,” jago dan juara melalui pertumbuhan bisnis yang berkesinambungan, memberikan nilai tambah kepada seluruh nasabah, masyarakat dan para pemangku kepentingan serta mengakselerasi peningkatan pertumbuhan perekonomian Provinsi Banten. (Sambas/Ant/Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.