Perketat PSBB, Jam Operasional Mall di Kabupaten Tangerang Diperpendek Mulai Pukul 08 – 18.00 WIB

  • Whatsapp
Kabupaten tangerang
Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Mochamad Maesyal Rasyid.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Pemerintah Kabupaten Tangerang bakal mengurangi kembali jam operasional pusat perbelanjaan atau mall. Langkah itu diambil dalam rangka memperketat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang saat ini sudah sampai tahap ke 10. 

Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid mengatakan, yang awalnya Mall beroperasi selama 12 jam mulai pukul 8 pagi sampai 8 malam, maka dalam rangka memperketat kembali PSBB akan dikurangi menjadi 10 jam yakni mulai pukul 8 pagi hingga jam 6 sore. 

Bacaan Lainnya

“Nanti akan kita sosialisasikan lewat surat edaran sekarang suratnya baru naik ke Bupati,” kata Sekda kepada Redaksi24.com, Selasa (15/9/2020). 

Ia melanjutkan, selain mengurangi jam operasional pihaknya juga melarang anak usia dini (di bawah lima tahun) dan usia lanjut untuk datang ke pusat perbelanjaan. Ia juga meminta kepada pihak pengelola mall untuk selalu menerapkan protokol Covid-19 dengan menyiapkan perlengkapan kesehatan seperti hand sanitizer di setiap pintu masuk. 

BACA JUGA: Pelaksanaan PSBB di Kabupaten Tangerang Kurang Optimal, Kasus Covid-19 Terus Bertambah

“Tentunya dari Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang juga akan terus memantau dan memonitor operasional mall ini,” imbuhnya 

Selain itu, mulai pekan depan Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang juga tidak memperkenankan acara resepsi pernikahan di rumah-rumah. Adapun, bagi warga yang ingin menggelar acara resepsi boleh dilaksanakan di gedung dengan jumlah tamu dibatasi hanya 30 orang dan harus menyiapkan protokol kesehatan. 

“Kebijakan kita untuk di wilayah-wilayah di masyarakat tetap (resepsi) tidak diperkenankan, akad nikahnya boleh tetapi perayaanya yang tidak boleh. Mulai minggu besok,” tegasnya.

 BACA JUGA: PSBB di Kabupaten Tangerang Dinilai Tidak Efektif, Cuma Buang-Buang Anggaran

Ia menambahkan, pengetatan PSBB tersebut harus dilakukan guna mencegah penyebaran Covid-19 yang secara grafik saat ini terus meningkat. Ia juga berharap, seluruh masyarakat dapat mematuhi ketentuan protokol kesehatan agar terhindar dari wabah virus Korona. 

“Kenapa ini harus dilakukan? Ya untuk mencegah dan berusaha agar tidak terus terjadi penyebaran dan potensi-potensi pencegahan ini harus dilakukan bersama-sama,” tandasnya (Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.