Peristiwa Geger Cilegon 1888 Bakal Ditayangkan di Layar Lebar

  • Whatsapp
geger cilegon
Monumen Geger Cilegon di Kota Cilegon, Banten.

CILEGON, REDAKSI24.COM – Demi mengangkat sejarah perjuangan bangsa, Peristiwa Geger Cilegon 1888 yang dipimpin KH Wasyid akan difilmkan di layar lebar. Meskipun Geger Cilegon merupakan peristiwa sejarah skala lokal di Banten, namun ternyata mampu mempengaruhi eskalasi penjajahan Belanda secara keseluruhan di Nusantara.

Ketua Yayasan KH Wasyid 1888, Asep Shofwatullah mengatakan, film Geger Cilegon 1888 akan mengangkat kisah nyata perjuangan pahlawan kemerdekaan saat melawan pasukan Hindia Belanda.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, film tersebut sebagai respon atas antusiasme masyarakat Indonesia yang tinggi terhadap sejarah dan isu politik, terutama di Banten pasca diangkatnya Brigjend KH Syam’un, cucu dari KH Wasyid sebagai Pahlawan Nasional pada 2019 lalu.

“Pembuatan film ini akan digarap PT Wan Cipta Kreasindo (One Cipta Entertainment), perusahaan pembuatan film yang profesional, dan sudah mendapatkan restu dan dukungan dari keturunan KH Wasyid,” ujar pria yang akrab disapa Haji Asep ini, Rabu (25/3/2020).

Menurutnya, lanjut Asep, inti dari film Geger Cilegon 1888 ini nantinya untuk menggambarkan semangat perjuangan perlawanan rakyat Banten dan khususnya Cilegon terhadap penjajahan. Selain itu, film yang mengusung tema tentang sejarah Geger Cilegon ini, nantinya akan berjudul The Peasant Revolt of Banten 1888.

“Dulu, Perjuangan Geger Cilegon itu demi kehidupan yang lebih baik dan manusiawi, meski nyawa taruhannya. Geger Cilegon merupakan jendela sejarah yang kami miliki, dimana kegiatan sejarah dan wisata edukasi mengenai Geger Cilegon banyak dan bisa diketahui di film ini nantinya. Karena belum tentu setiap orang mengetahui dan mengeksplorasi sejarah Geger Cilegon secara nyata,” terangnya.

Sementara itu, Produser Film Geger Cilegon dari PT Wan Cipta Kreasindo, Hendra Yuniardi, mengatakan, pembuatan film tersebut berdasarkan riset, sejarah dan melibatkan sejumlah literatur yang ada. Penulis naskah film ini adalah Jaji Aruji Nalendra, yang sebelumnya tengah mendapatkan penghargaan dari Pemerintah karena karyanya.

“Nantinya, film ini berupa konten audio visual terkonsep agar dapat dipergunakan baik sebagai alat sejarah dan membantu memperluas informasi tentang pemberontakan Geger Cilegon 1888, baik di regional, nasional maupun internasional tentang Indonesia dan budayanya,” jelas Hendra.

BACA JUGA:

. Stop Covid-19, Seluruh Fasilitas Umum di Kota Cilegon Ditutup

. Stop Covid-19, Jalan Protokol Kota Cilegon Diguyur Disinfektan

. 40 Ruas Jalan Kota Cilegon Habiskan Anggaran Rp162 Miliar

Ia juga mengaku, rencananya film ini akan diputar di seluruh Bioskop Indonesia dan ditargetkan bisa tayang pada Agustus 2020. Pasalnya, bulan bersejarah bagi kemerdekaan bangsa yang juga bertepatan dengan peristiwa Geger Cilegon di tahun 1888 silam.

“Film sejarah ini tentu menambah khazanah perkembangan Film Indonesia dengan genre historical movies yang sarat pesan moralitas, spiritual dan humanitas,” harapnya.

Pengambilan gambar film ini sendiri, lanjutnya, akan melibatkan lokasi-lokasi bersejarah di Banten, seperti Kabupaten Serang, Kota Serang dan Pandeglang, yang memang tercantum dalam naskah sejarah.

“Agar memeroleh nuansa masa lalu, shooting akan dilakukan di daerah-daerah perkampungan, dan tengah disiapkan properti-properti yang menyesuaikan dengan kondisi kehidupan masyarakat kala itu,” tambahnya. (Firasat/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.