Periksa Hewan Kurban, Pemkab Tangerang Terjunkan 106 Petugas Keswan

oleh -
hewan kurban petugas keswan dinas pertanian dan ketahanan pangan kabupaten tangerang banten idul adha 1442 Hijriah
Petugas Keswan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, Banten, memeriksa hewan kurban yang dijual di salah satu lapak kawasan Tigaraksa, Selasa (13/7/2021).

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Menjelang Idul Adha 1442 Hijriah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertan) Kabupaten Tangerang, Banten, menerjunkan sebanyak 106 petugas kesehatan hewan (Keswan) untuk melakukan pemeriksaan hewan kurban yang dijual pedagang di sejumlah kawasan daerah itu.

Kepala Bidang (Kabid) Keswan dan Masyarakat Veteriner Dispertan Kabupaten Tangerang, Hustri Widayani mengatakan, pemeriksaan yang dilakukan petugas kesehatan hewan bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang ingin berkurban.

“Untuk pemeriksaan hewan kurban di 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang kali ini kita menerjunkan sebanyak 106 orang petugas termasuk ada 11 dokter kesehatan hewan,” katanya.

Ia menjelaskan dalam kegiatan tersebut dilakukan pemeriksaan kesehatan hewan mulai dari cek suhu tubuh, nafas, mata dan nadi serta gerakan hewan guna memastikan tidak memiliki gejala penyakit membahayakan sehingga dapat aman dikonsumsi masyarakat.

BACA JUGA: Petugas Temukan 838 Pelanggar PPKM Darurat di Kabupaten Tangerang

Selain kesehatan, pada pemeriksaan itu usia hewan yang dijual pedagang juga menjadi perhatian serius dengan memeriksa gigi pada sapi dan domba demi memastikan layak kurban atau tidaknya.

“Dari hasil pengecekan pada umumnya hewan yang ada di lapak itu sehat, tapi ada juga beberapa hewan sakit diare karena mungkin stres akibat di perjalanan atau menyesuaikan dengan pakan baru,” jelasnya.

Ia menuturkan bagi hewan yang dinyatakan sehat dan usianya mencukupi, petugas di lapangan akan memberikan tanda serta surat keterangan layak kurban yang dikeluarkan pemerintah daerah Kabupaten Tangerang pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

“Tentunya dari hasil pemeriksaan dan dinyatakan sehat, hewan itu kami akan beri tanda sehat dan layak,” tuturnya.

Ia mengatakan, pemeriksaan hewan kurban ini akan terus dilakukan sampai menjelang H-3 perayaan Idul Adha pada 20 Juli 2021. “Setelah Lebaran kami akan fokus pengawasan pada pemotongan hewan kurban,” katanya.(Ant/Difa)