Pererat Mitra dengan Insan Pers, Kapolresta Tangerang Sowan ke Sekretariat Pokja Wartawan Harian Kabupaten Tangerang

oleh -
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu S Bintoro bersama anggota Pokja Wartawan Harian Kabupaten Tangerang.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Kapolres Kota Tangerang, Polda Banten, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro bertandang ke Sekretariat Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Harian Kabupaten Tangerang (WHKT) di Jalan Raya Moch Ahyar, Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten.

Kedatangan perwira berpangkat tiga bunga melati ke sekretariat para jurnalis yang bertugas di wilayah Kabupaten Tangerang itu, guna menghadiri acara tasyakuran peresmian Sekretariat Pokja WHKT.

“Kami terus menjalin kerja sama dengan teman-teman media dan ini sudah menjadi bagian dari kami, upaya kami, situasi keaktifan agar tetap kondusif,” kata Wahyu di hadapan para anggota Pokja WHKT, Jumat (5/3/2021) sore.

Dalam situasi pandemi ini, lanjut dia, kerja sama antara Polresta Tangerang dengan insan pers tersebut diharapkan bisa untuk mendisiplinkan masyarakat dalam menyosialisasikan protokol kesehatan (Prokes) dengan menerapkan 4M, yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan.

“Kerja sama kolaborasi dengan teman-teman media informasi bisa cepat kami tampung. Apapun, apakah berkaitan dengan pandemi Covid-29, kerumunan, kemudian berkaitan dengan masalah bencana alam dan juga gangguan kamtibmas di wilayah Kabupaten Tangerang,” tuturnya.

BACA JUGA: Syukuran Sekretariat, Pokja Wartawan Harian Kabupaten Tangerang Potong Tumpeng

Selain itu, Wahyu melanjutkan, kolaborasi dengan para pewarta ini merupakan upaya deteksi secara dini dalam merespon cepat informasi yang juga bagian dari program Kapolri yaitu prefiktif, responsifbilitas, dan transparansi untuk keadilan.

“Salah satunya poinnya disitu adalah mendidik Polri yang prediktif mampu memprediksi secara cepat gangguan informasi yang berkembang secara cepat di masyarakat. Sehingga kami bisa melakukan langkah yang sifatnya preventif tidak sampai kepada penegakan hukum,” tandas Wahyu.(ARD/DIFA)