Perahu Nelayan di Lebak Tabrak Kapal BPPT, Satu Orang Dinyatakan Hilang

oleh -
Kapal BPPT
Tim SAR lakukan pencarian seirang nelayan yang hilang.

LEBAK, REDAKSI24.COM – Satu dari tiga orang nelayan yang perahunya nabrak Kapal Baruna Jaya milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) di perairan Pantai Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, pada Sabtu (2/11/2018) lalu hilang dan masih dalam pencarian.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kronologis kejadian bermula ketika Kapal Baruna Jaya sedang melakukan survei di wilayah perairan tersebut. Tiba-tiba muncul dari arah lambung kiri Kapal Baruna Jaya, perahu cengkoreng yang ditumpangi oleh 3 orang Nelayan asal Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Akibatnya, tabrakan antara perahu dan kapal itu tidak bisa dihindari, sehingga ketiga nelayan tersebut terpental ke dalam laut. “Tiba-tiba perahu nelayan muncul dari arah sebelah kiri, dan menabrak lambung Kapal Motor Baruna Jaya tepatnya pada Koordinat perkiraan 07° 5’49.48″S/ 106°18’16.48″E,” kata Kepala Kantor Basarnas Banten, M Zaenal Arifin kepada Redaksi24.com
saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Minggu (3/11/2019).

Ketiga nelayan asal Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat itu kata dia, berencana untuk mencari ikan di laut lepas bayah. Karena tertiup angin kencang, perahu yang mereka tumpangi kehilangan arah, hingga hingga nabrak kapal Baruna Jaya.

“Tiga orang nelayan itu, dua diataranya
Andi (33) dan Nurdin (40) berhasil diselamatkan. Sedangkan satu oramg lainnya,.Amit (50) hilang dan masih dalam pencarian,” terang Zaenal.

Kasubsiops Basarnas Banten, Heru Amir mengatakan, Tim SAR gabungan yang terdiri dari KPP Banten, BPBD Kabupaten Lebak, Satpol Air Polres Lebak dan PMI telah diterjunkan untuk melakukan pencarian terhadap seorang nelayan yang hilang tersebut.

” Operasi pencarian sedang kita lakukan dengan menerjunkan Tim SAR gabungan di sekitar lokasi tenggelamnya perahu congkreng,” katanya.

BACA JUGA:

Jumlah Pelanggar Lalulintas Di Banten Meningkat

Dan kepada Tim SAR yang bertugas untuk melakukan pencarian agar, kata dia,  harus berhati-hati. Mengingat di sekitar lokasi kejadian, anginnya cukup kencang dan ombaknya sangat besar,” tandaa dia.

Hingga berita ini di susun Minggu petang, Tim SAR gabungan belum menemukan tanda-tanda korban dan memperkirakan korban terbawa ombak ke arah barat. Sementara kasus kecelakaan laut ini telah ditangani oleh Satpol Air Polres Lebak Polda Banten. (Yusuf/Aan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.