Penyelundupan Kokain Asal Jerman Digagalkan Polres Metro Jakpus

  • Whatsapp
Polrestro Jakpus gelar kasus penyelundupan kokain asal Jerman.

JAKARTA, REDAKSI24.COM- Penyelundupan  narkoba jenis kokain asal Jerman seberat  122,2 gram melalui paket ekspedisi DHL dengan “barcode” CY-285 509 429 DE digagalkan oleh Anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat

“Modusnya pengiriman narkoba ini dibungkus dengan mainan anak-anak,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Heru Novianto di Jakarta, Selasa (5/1/2021)

Bacaan Lainnya

Selain mengungkapkan barang terlarang tersebut, kata Kapolres,  petugas Polres Metro Jakarta Pusat juga menangkap tersangka JJ dan MSF di Kantor Pos Fatmawati, Jakarta Selatan.

Kapolres menjelaskan, pengungkapan itu terjadi berawalnya dari informasi  Bea Cukai soal adanya dugaan paket mencurigakan berisi narkoba berbungkus ekspedisi DHL.

BACA JUGA: Wanita Pengedar Sabu yang Ditangkap Polrestro Jakbar di Tangsel Ternyata Eks Model

Selanjutnya, kata dia, polisi mendatangi rumah penerima paket berinisial MSF, namun pemesan barang itu tidak ada di kediamannya.

Kemudian, lanjut Kapolres, Polisi mengirim surat kepada orang tua MSF agar mengambil paket di Kantor Pos Fatmawati,  tidak lama  MSF datang dan membawa paket ke kantor pos tersebut.

Saat itu juga, katanya, Petugas langsung mengamankan MSF, lalu mengembangkan penyelidikan dari pengakuan MSF yang disuruh mengambil paket tersebut oleh tersangka JJ.

Berdasarkan pengakuan itu, kata Kapolres, Anggota Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat menciduk JJ dan menggeledah kediamannya yang ditemukan beberapa kardus DHL berisi cerita anak berbahasa luar negeri, serta beberapa mainan anak, dan timbangan digital.

Dari hasil pemeriksaan, tambah Kapolres, MSF mengaku sudah delapan kali disuruh JJ mengambil paket berisi kokain dari luar negeri melalui jasa ekspedisi di Kantor Pos Fatmawati dan Kantor Pos Pusat Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

Tersangka JJ dijerat Pasal 114 (2) Subsider Pasal 112 (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman paling lama 20 tahun penjara. (Taufik/Ant/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.