Penutupan Terminal AKAP Labuan Pandeglang Diperpanjang

  • Whatsapp
Terminal AKAP Labuan Pandeglang
Terminal Labuan masih tutup.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Penutupan terminal bus AKAP Labuan, Pandeglang, diperpanjang hingga tanggal 7 Juni 2020, hal itu menyusul adanya keputusan Mentri Perhubungan RI Nomor KM 116 tahun 2020, tentang perpanjangan masa berlaku Permenhub Nomor PM 25 tahun 2020, tentang pengendalian transportasi selama masa mudik Lebaran Idul Fitri.

Sebelumnya Menhub mengeluarkan Peraturan atau PM 25 tentang pengendalian trasportasi selama masa mudi Lebaran Idul Fitri dimulai sejak tanggal 24 April hingga 31 Mei 2020.

Bacaan Lainnya

Koordinator Satuan Pelayanan TTA Labuan, Pandeglang, Lina Darlina mengatakan, masa pengendalian trasportasi selama musim mudik Lebaran Idul Fitri 2020, diperpanjang oleh Kemenhub RI. Oleh karena itu, Terminal tipe A Labuan masih tetap tutup dan bus AKAP juga belum diperbolehkan beroperasi.

“Menhub telah mengeluarkan perpanjangan pengendalian transportasi selama masa mudik Lebaran Idul Fitri. Maka terminal bus AKAP Labuan hingga saat ini masih dilakukan penutupan,” ungkapnya, Minggu (31/5/2020).

Lina melanjutkan, perpanjangan masa pengendalian transportasi tersebut hingga tanggal 7 Juni mendatang. Meskipun begitu kata dia, pihaknya akan tetap menunggu petunjuk dari atasan terkait pembukaan kembali kawasan terminal AKAP Labuan.

“Kami tetap mengikuti petunjung dari BPTD Banten, meskipun nanti masa perpanjangan pengendalian transportasi itu usai,” katanya.

Saat ditanya bagaimana terkait adanya sejumlah bus AKAP yang saat ini beroperasi. Lina mengaku, itu bukan atas dasar perintah darinya, akan tetapi hal itu inisiatif dari pihak pengelola.

“Kami sudah memberikan arahan kepada pihak pengelola bus. Kalaupun ada konsekuensi di lapangan, itu tanggungjawab mereka (pengelola),” tuturnya.

Sementara, salah seorang pengurus bus AKAP jenis Asli Prima jurusan Labuan – Kalideres, Dedy mengaku, sudah mengetahui terkait adanya informasi perpanjangan masa pengendalian transportasi oleh Kemenhub RI.

Adapun soal adanya sebagian bus AKAP yang beroprasi kata Dedy, itu hanya sekedar mengingatkan kembali kepada masyarakat jika transportasi bus AKAP masih tetap ada dan akan kembali normal, jika sudah ada aturan dari pemerintah.

“Kalau bus AKAP yang jalan saat ini, itu tidak banyak hanya satu sampai dua bus saja. Itupun tidak sampai ke Terminal Kalideres, tapi hanya sampai Balaraja saja. Tujuannya, untuk mengingatkan pada masyarakat kalau trasportasi bus itu masih ada,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.