Penunjukkan Plh Sekda Tangsel Dinilai Sarat Kepentingan Politik Menjelang Pilkada 2020

  • Whatsapp
Puspemkot
Puspemkot Tangsel.

KOTA TANGSEL, REDAKSI24.COM – Penunjukkan pejabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan secara langsung oleh Wali Kota Airin menimbulkan persepsi adanya kepentingan politik Pilkada 2020.

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany diketahui menunjuk langsung Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bambang Noertjahjo sebagai Plh Sekda dengan surat tugas tertanggal 6 Agustus lalu.

Bacaan Lainnya

Ketua Badan Musyawarah (Bamus) Kota Tangsel Julham Firdaus menilai, penunjukan tersebut sarat kepentingan politik menjelang Pilkada Tangsel Desember mendatang. Penilaian tersebut, lantaran Bambang Noertjahjo atau Bambang Apul itu diduga memiliki kedekatan dengan Tubagus Chareri Wardana suami dari Wali Kota Airin.

“Nama Bambang Apul sudah tidak asing disebagian kalangan masyarakat memiliki hubungan dekat dengan suami wali kota,” katanya, Jumat (14/8/2020).

BACA JUGA: Pemkot Tangsel Sedang Godok Posisi Plt Sekda Yang Ditinggal Muhamad

Dengan begitu, lanjut Julham, menunjuk Bambang Apul sebagai Plh secara tidak langsung mengindikasikan sebagai rancangan kemenangan Pilkada bagi Wakil Wali Kota Benyamin Davnie yang mencalonkan diri sebagai wali kota yang diusung oleh Partai Golkar. Satu partai dengan Airin.

“Birokrasi jangan dijadikan alat untuk kepentingan memuluskan calon-calon tertentu dalam pertarungan Pilkada 2020. Jika dilakukan, maka mencoreng demokrasi,” ungkap Julham.

Menurutnya, harus ada penyeleksian meskipun wali kota mempunyai hak prerogatif untuk menunjuk Plh, setidaknya harus ada beberapa opsi pejabat birokrat yang mempunyai kapasitas dan kualitas untuk menduduki Plh Sekda.

“Jadi jangan membuat keruh, ini terkesan adalah titipan menjelang Pilkada. Jangan membuat publik menjadi tambah resah dan menganggap isu dinasti Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) itu bukan isapan jempol tapi fakta,” pungkasnya.

BACA JUGA: Fokus Pilkada, Muhammad Resmi Mundur Jadi Sekda Kota Tangsel

Sementara itu, Plh Sekda Bambang Noertjahjo mengaku sudah mengantongi surat tugas sebagai Plh Sekda sejak 6 Agutus lalu. Menurutnya, fungsi Plh hanya untuk mengisi kekosongan jabatan sementara dengan kewenangan yang terbatas.

“Fngsi Plh sendiri tidak seperti fungsi Pelaksana tugas (Plt) karena tidak memiliki kewenangan strategis dan kewenangan kebijakan,” katanya beberapa waktu lalu di kantor DPRD Kota Tangsel. (wvyh/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.