Pengusaha Bus AKAP Minta Transportasi Darat di Pandeglang Segera Diaktifkan

  • Whatsapp
bus akap
Pengusaha Bus AKAP bertemu dengan Pengelola Temrinal LAbuan, Pandeglang tekrait rencana pembukaan kembali transportasi darat.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Sejumlah pengusaha Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Kabupaten Pandeglang, Banten, menginginkan agar moda transportasi darat bisa segera diaktifkan lagi. Karena selain mengingat pada kebutuhan masyarakat dan juga demi kesejahteraan karyawan PO bus.

Salah seorang pengusaha Bus AKAP Murni Putih, Apip mengatakan, ketika berbicara keinginan untuk moda transportasi, pihaknya sangat menginginkan sesegera mungkin diaktifkan lagi. Sebab, kata dia, dampak dari dinonaktifkannya moda transportasi selama ini, membuat perusahaannya merugi, dan karyawanpun tidak bisa bekerja.

Bacaan Lainnya

Kata dia, ketika melihat kondisi perusahan tentu selama ini merugi. Selain itu juga pihaknya harus memperhatikan kesejahteraan para karyawan, sebab selama dinonaktifkannya moda transportasi, mereka tidak bisa mendapatkan penghasilan.

“Karena seolah mereka buruh lepas, artinya ketika bekerja bisa punya penghasilan dan saat tidak bekerja tidak dapat penghasilan. Kasihan juga para karyawan kami,” ungkapnya saat ditemui usai mengikuti rapat koordinasi di Terminal Bus AKAP Labuan, Kamis (18/6/2020).

Pihaknya juga akan berupaya mendorong agar moda transportasi segera dibuka. Sebab kata dia, secara kesiapan, pihaknya sudah siap menerapkan protokol kesehatan.

“Kami ingin roda prekonomian bisa segera berjalan. Dan tentunya ketika moda transportasi diaktifkan lagi, kami sudah siap untuk menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Saat ditanya berapa persen kerugian yang dialami perusahaan selama dinonaktifkannya moda transportasi. Apip mengaku, kalau berbicara kerugian sudah mencapai 100 persen, karena sejak 24 April lalu Bus AKAP tidak beroperasi.

“Namun karena ini aturan pemerintah, tentu kami mengikuti. Soalnya jika tidak kami indahkan ya tidak bagus juga,” ujarnya.

Meskipun pihaknya menginginkan sesegera mungkin moda transporatsi dibuka lagi. Tapi tetap, akan mengikuti aturan dan menunggu keputusan pemerintah terkait kapan dibukanya moda transportasi tersebut.

“Kami juga mendukung kepada pihak terminal, yang juga berupaya agar moda transportasi ini diaktifkan lagi,” ujarnya.

Saat ditanya bagaimana kesiapan penerapan prptokol kesehatan ketika moda transportasi sudah dibuka lagi. Apip mengaku, untuk kesiapan protokol kesehatan sudah 100 persen.

“Kami sudah siap menerapkan protokol kesehatan, seperti semua kru menggunakan masker, penyediaan hand sanitizer, penyemprotan disinfektan terhadap armada sesuai aturan yang ada,” tuturnya.

Sementara, Koordinator Satuan Pelayanan TTA Labuan, Pandeglang, Lina Darlina mengatakan, pihaknya tadi melakukan rapat bersama para pengusaha, pengurus bahkan para sopir bus AKAP. Mereka  mempertanyakan kapan pelayanan di terminal diaktifkan lagi.

Kemudian, lanjut Lina, para pengusaha bus itu memohon kepadanya agar segera mendorong kepada tim gugus tugas penanggulangan covid-19 agar segera mengizinkan bus AKAP bisa beroperasi lagi.

“Hasil dari rapat ini saya akan koordinasikan kepada pihak Dishub Pandeglang dan tim gugus tugas penaggulangan covid-19,” tuturnya.

Lia memgaku, tidak bisa serta merta membukan kembali pelayanan di terminal bus AKAP Labuan di tengah pandemi covid-19 ini. Akan tetapi pihaknya tetap mengikuti intruksi dari BPTD Banten.

“Kami akan berkoordinasi dengan tim gugus tugas penanggulangan covid-19. Jika sudah diizinkan, pelayanan bus AKAP di terminal Labuan kami sudah siap menjalankan protokol kesehatannya,” tandasnya.(Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.