Penguatan Sektor Ultra Mikro Upaya Pemulihan Ekonomi Nasional

oleh -
anggota komisi vi dpr ri ananta wahana
Sosialisasi Ultra Mikro untuk pelaku UMKM se-Tangerang, Anggota Komisi VI DPR RI Ananta Wahana dan perwakilan dari BRI, Perum Pegadaian serta PT Permodalan Nasional Madani (PNM), bertempat di Kampus UNTARA, Tangerang, Banten, Sabtu (5/6/2021).

TANGERANG, BANTEN, REDAKSI24.COM–Anggota Komisi VI DPR RI, Ananta Wahana mengatakan, penguatan sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan Ultra Mikro harus terus dilakukan sebagai upaya pemulihan ekonomi nasional yang terpuruk akibat dampak pandemi COVID-19.

Menurut Ananta, akibat dampak pandemi COVID-19 sektor usaha rakyat tersebut mengalami tekanan dan sekarat lantaran turunnya daya beli masyarakat, juga berbagai pembatasan aturan pencegahan penularan virus corona.

“Usaha rakyat ini (UMKM dan Ultra Mikro) telah terbukti dan teruji mampu menopang ekonomi Indonesia dari berbagai krisis,” kata Anggota Komisi VI DPR RI Ananta Wahana, saat sosialisasi Ultra Mikro untuk pelaku UMKM se-Tangerang, bertempat di Kampus UNTARA, Tangerang, Banten, Sabtu (5/6/2021).

Politisi PDI Perjuangan itu menyebut, terdapat sekitar 60 juta UMKM yang memberikan kontribusi kepada perekonomian nasional sebesar 60,4% dari total PDB.

Namun demikian, lanjut Ananta, pandemi telah merubah keadaan sektor itu menjadi terpuruk bahkan terancam gulung tikar, sehingga untuk bertahan tak sedikit dari pelaku usaha ini terperosok dalam jebakan kaum lintah darat dan berbagai tawaran modal yang menjerat.

“Demi memperoleh pinjaman modal untuk bertahan. Mereka justru terjerat lintah darat, pinjaman online atau bank plecit,” katanya.

Dan dari 57 juta unit usaha Ultra Mikro, sambung Ananta, baru 20% saja yang mendapat pendanaan dari lembaga formal atau resmi.

“Maka dari itu, negara harus hadir bagi usaha-usaha rakyat itu,” ucap Ananta Wahana.

anggota komisi vi dpr ri ananta wahana
Peserta Sosialisasi Ultra Mikro terdiri pelaku UMKM dan Ultra Mikro se-Tangerang.

Membentuk ekosistem keuangan

Anggota DPR RI dari Dapil Banten III itu menyampaikan, untuk penyelamatan dan penguatan sektor UMKM dan Ultra Mikro, Komisi VI mendukung pembentukan ekosistem keuangan bagi jutaan pelaku usaha tersebut di Indonesia.

Kata dia, program integrasi ekosistem Ultra Mikro itu bertujuan untuk memperluas akses layanan keuangan bagi pelaku usaha kecil, sehingga mereka memiliki ketahanan modal dan tidak terjebak pinjaman yang memberatkan.

“Ini langkah penyelamatan dan penguatan sektor usaha rakyat. Mereka butuh dukungan modal dengan akses luas untuk bergairah kembali dan bangkit dari keterpurukan,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut Ananta, sebagai wakil rakyat di Senayan, dia mempertemukan pelaku sektor usaha rakyat di Dapil Banten III meliputi Tangerang Raya dengan mitra kerja Komisi VI DPR RI untuk memberikan solusi.

“Hari ini kita hadirkan mitra kerja, yakni BRI, Perum Pegadaian serta PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Agar solusi cepat, tepat dan akses luas terkait permodalan terbuka lebar bagi pelaku usaha itu,” imbuhnya.

Dan dalam kegiatan sosialisasi Ultra Mikro itu, ada beberapa peserta yang langsung mendapat respon dan diberikan super mikro oleh BRI.

Eka, salah satu pelaku usaha tersebut yang mendapat super mikro mengungkapkan, dirinya baru akan memulai usaha, dan ternyata langsung mendapat tanggapan positif dari BRI.

“Luar biasa, kita jadi tahu banyak hal, dan solutif. Terimakasih kepada Anggota Komisi VI DPR RI Bapak Ananta Wahana telah mempertemukan kami sebagai pelaku UMKM kepada BRI, Perum Pegadaian, dan PNM,” ucapnya.(ejp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.