Pengguna KRL di Stasiun Rangkasbitung Dirapid Test

  • Whatsapp
Rapid test di Stasiun Rangkasbitung.

LEBAK, REDAKSI24.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebak menggelar Diagnostic Test (Rapid test) terhadap para pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Rangkasbitung, Rabu (20/5/2020).

Kepala Dinkes Lebak Triatno Supiono mengatakan, rapid test tersebut dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Dalam test massal tersebut pihaknya menyediakan 300 unit Rapid test.

Bacaan Lainnya

” Ini upaya kita untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, karena kita ketahui ditengah pandemi ini KRL masih tetap beroperasi, dan banyak masyarakat Lebak yang setiap harinya menggunakan moda transportasi ini untuk berpegian ke Zona merah penyebaran Covid-19,” kata Triatno kepada Redaksi24.com .

Selain menyasar pengguna KRL, kata Triatno, rapid test tersebut juga menyasar warga yang tengah beraktivitas di pasar Rangkasbitung, yang menjadi titik berkumpulnya massa.

Dalam test tersebut katanya, pihaknya tidak memberikan paksaan tehadap para pengguna KRL maupun warga yang beraktivitas di pasar Rangkasbitung, namun hanya sukarela dari warga itu sendiri.

“Yang baru turun dari KRL kita arahkan untuk jalani test, namun sifatnya sukarela tidak ada paksaan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya berharap masyarakat Kabupaten Lebak dapat bersama-sama melakukan pencegahan, dan memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker, melakukan Physical Distancing.

” Kita berharap Lebak tetap berada pada zona hijau penyebaran Covid-19 dengan tidak adanya warga yang terinfeksi virus tersebut,” pungkasnya. (Yusuf/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.