Pengembang Perumahan Puri Cempaka Serang Klaim Taat Aturan

oleh -
Puri Cempaka Serang
Komisi I DPRD Kota Serang, Banten, menggelar sidak ke lahan milik warga Panancangan yang diduga diserobot pengembang.Dok

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – PT Puri Cempaka mengaku taat aturan dalam rencana membangun kawasan perumahan komersial bernama Puri Cempaka di Kampung Baru, Kelurahan Penancangan, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten.

Demikian disampaikan Penanggungjawab Divisi Infrastruktur Proyek Perumahan Puri Cempaka Serang, Banten, Reynaldi ST melalui surat elektroniknya yang dikirim ke Redaksi24.com, Rabu (12/2/2020). Pernyataan Reynaldi itu menyusul adanya tudingan penyerobotan lahan warga setempat yang dilakukan pengembang Perumahan Puri Cempaka.

“Kami sangat taat hukum, tetapi juga humanis dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang muncul selama tahap rencana pembangunan perumahan,” kata Reynaldi melalui surat elektroniknya.

BACA JUGA:

Lahannya Diurug, Warga Panancangan Laporkan PT Puri Cempaka ke DPRD Kota Serang

Sebelumnya, warga yang mengaku ahli waris melaporkan dugaan penyerobotan lahan yang dilakukan pengembang perumahan tersebut ke DPRD Kota Serang. Menyusul laporan warga itu, Komisi 1 DPRD Kota Serang menggelar inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi proyek pembangunan Perumahan Puri Cempaka pada Kamis (15/12/2019).

Ketua Komisi 1 DPRD Kota Serang, Bambang Janoko mengungkapkan, dewan menggelar Sidak guna memastikan lahan dan lokasi rencana pembangunan Perumahan Puri Cempaka yang dilaporkan telah menyerobot lahan milik warga setempat.

“Kami sudah tahu, sudah jelas lahannya, yang ini 3500, yang itu 4500 (meter persegi),” ungkapnya di lokasi lahan. Bambang juga berjanji akan memanggil pihak-pihak terkait untuk menyelesaikan sengketa lahan tersebut.

Sementara itu, Reynaldi kembali menegaskan, pihaknya selaku pengembang sudah menempuh seluruh prosedur yang telah ditetapkan Pemkot Serang. Dalam rencana pembangunan kawasan perumahan Puri Cempaka, tegas Reynaldi, pihaknya juga telah memiliki bukti yang bisa dipertanggungjawabkan.

Bahkan Reynaldi menyebut, perusahaannya turut andil dalam pembangunan Kota Serang, khususnya bagi warga Kampung Baru, Kelurahan Penancangan, Kecamatan Cipocok Jaya. Kontribusi pengembang bagi pembangunan Kota Serang, menurut Reynaldi, salah satunya dengan memperkerjakan warga setempat dalam proyek pembangunan kawasan Perumahan Puri Cempaka.

“Banyak warga setempat yang kami rekrut untuk menjadi petugas keamanan atau pekerja bangunan lainnya,” tuturnya.

Pihaknya juga mengaku selalu berkordinasi kepada seluruh pihak terkait dalam menjalankan pembangunan kawasan Perumahan Puri Cempaka, mulai kepada organisasi kepemudaan, RT, RW, aparatur kelurahan, kecamatan sampai Polsek dan Polres Serang bahkan dengan Polda Banten.

Dalam surat elektroniknya, Reynaldi juga menyayangkan tudingan penyerobotan lahan itu muncul saat pihaknya tengah bersiap memulai tahap pembangunan. Padahal, menurut Reynaldi, persoalan lahan dan lokasi perumahan yang akan dibangunnya tengah ditangani penyidik Harda Polda Banten.

“Kami khawatir menimbulkan stigma negatif bagi masyarakat yang tidak memgetahui detail permasalahan itu,” ujar Reynaldi seraya menyarankan untuk meminta keterangan lebih lanjut ke penyidik Harda Polda Banten agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi tentang lahan dan lokasi pembangunan Perumahan Puri Cempaka. (TimR24)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.