Pengawasan Pengelola Mardigrass Citra Raya Lemah, Bisnis Prostitusi di Kabupaten Tangerang Marak

  • Whatsapp
Ilustrasi prostitusi online.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Masih beroperasinya tempat prostitusi di kawasan Mardigrass Citra Raya, Kecamatan Panongan, selama pemberlakuan PSBB mendapat tanggapan serius dari DPRD Kabupaten Tangerang.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang, Deden Umardani menilai, maraknya aktifitas prostitusi online di wilayah Kabupaten Tangerang menunjukkan kinerja Satpol PP maupun unsur Muspika masih sangat lemah dalam melakukan pengawasan.

Bacaan Lainnya

Menurut Deden, tersedianya tempat dan kamar-kamar khusus berikut para wanita pekerja seks dengan proses transaksi secara daring ini, mengindikasikan jika praktik prostitusi online di Kabupaten Tangerang sudah menjadi bisnis.

“Menjadi aneh jika ada lokasi prostitusi bedasarkan pemberitaan buka sampai jam 5 pagi tapi Satpol PP tidak mampu mengidentifikasi lokasi. Ada sesuatu,” kata Deden kepada Redaksi24.com, Senin (8/6/2020).

Menurut politisi partai PDI P ini, selain berpotensi menjadi penyebaran virus HIV AIDS di wilayah Kabupaten Tangerang, maraknya prostitusi online pada masa PSBB seperti sekarang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat karena bisa menjadi penyebab penularan Covid-19.

“Satpol PP dan pihak terkait harus segera melakukan tindakan. Pelaku bisnis prostitusi harus diungkap dan diambil langkah-langkah hukum,” tegasnya

Ia menambahkan, pihak pengelola Mardigrass Citra Raya harusnya mau memberikan informasi kepada pihak berwenang terkait dugaan adanya praktik prostitusi online di area yang mereka kelola.

Menurut Deden, itu sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga lingkungan dari hal hal yang melanggar hukum serta meresahkan masyarakat sekitar.

“Ini tanggung jawab bersama jangan lempar tanggung jawab. Meskipun status rukonya sudah dibeli tapi pengawasan harus tetap dilakukan,” pungkasnya

Terpisah, Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Bambang Mardi Santosa mengatakan, pihaknya akan segera menyegel tempat-tempat yang dijadikan mesum. Terlebih, tempat yang dijadikan kegiatan prostitusi sudah sering kali dirazia. “Kita akan segel semuanya baik yang berizin maupun yang tidak berizin bakal kita segel,” tandasnya (Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.