Penganiayaan Oleh Petugas Pelaksanaan PPKM Masih Terjadi dan Menimpa Pasutri

oleh -
Kapolres Gowa AKBP Tri Gofaruddin gelar kasus penganiayaan saat pelaksanaan PPKM, Kamis (15/7/2021).

GOWA, REDAKSI24.COM– Kasus kekerasan yang dilakukan oleh petugas yang melakukan razia pelaksanaan pemberlakuan penertiban kegiatan masyarakat (PPKM) masih terjadi.

Kali ini peristiwa tersebut diduga dilakukan oleh  oknum pejabat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gowa, Sulawesi Selatan. Dampak dari itu tujuh orang saksi dalam peristiwa tersebut diperiksa oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Gowa.

Kapolres Gowa AKBP Tri Gofaruddin di Gowa, Kamis (15/7/2021) mengatakan setelah pihaknya menerima laporan dari korban Nur Halim alias Ivan Van Houten dan istrinya Amriana alias Riana, langsung melakukan penyelidikan.

“Setelah laporan diterima kemudian dilakukan penyelidikan dan saat ini sudah tahap pemeriksaan saksi-saksi yang jumlahnya tujuh orang,” kata Kapolres.

BACA JUGA: Polisi Kembali Tangkap Pelaku Kericuhan PPKM Darurat di Surabaya

Kapolres menjelaskan kasus penganiayaan yang viral di sosial media itu diduga dilakukan oleh oknum Satpol PP berinisial MH dengan dua orang korbannya yang merupakan pasangan suami istri.

Kedua pasangan suami istri itu adalah pemilik kafe Ivan dan Riana di di Desa Panciro, Kecamatan Bajeng. Keduanya terlibat pertikaian dengan oknum Satpol PP Gowa saat sedang penertiban pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro.

Ada pun saksi-saksi yang diperiksa dua orang dari Satpol PP, dua orang dari kepolisian dan dua orang dari pihak korban serta satu di antaranya adalah masyarakat umum.

“Jadi yang diperiksa tujuh orang, dua orang anggota polisi, dua orang Satpol PP, dua orang korban, dan satu warga biasa. Kenapa ada anggota polisi karena ini tim dari berbagai unsur melakukan penertiban PPKM skala mikro,” katanya.

BACA JUGA: Puluhan Pelanggar PPKM Darurat di Kabupaten Serang Didenda

Sebelumnya, insiden penganiayaan terhadap pasangan suami istri terjadi saat Satpol PP melakukan operasi pemberlakuan penertiban kegiatan masyarakat (PPKM) di Panciro, Kabupaten Gowa.

Menurut keterangan video berdurasi 1 menit 59 detik itu, kronologi kejadian bermula dari empat tim yang dikerahkan untuk penertiban PPKM mikro.

Saat patroli, petugas Satpol PP mendengar musik yang cukup keras dari sebuah warkop atau kafe.Oknum Satpol PP masuk ke dalam kafe itu untuk mencari pemilik dan meninjau izin operasinya.

Namun setelah adu mulut, oknum Satpol PP itu mulai menampar pemiliknya, yakni Nurhalim alias Ivan Van Houten kemudian berlanjut kepada istrinya yang disebutkan tengah hamil delapan bulan.

Atas kejadian itu, kedua korban kemudian melaporkan ke Mapolres Gowa untuk memproses penganiayaan tersebut.(Hasanuddin/Ant/Aan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.