Pengadilan Agama Minta Bupati Tangerang Hibahkan Tanah Untuk Pembangunan Ruang Sidang

  • Whatsapp
Pengadilan agama
Kepala Pengadilan Agama Tigaraksa, Sodikin.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Tingginya angka perceraian di wilayah Tangerang membuat petugas di Pengadilan Agama Tigaraksa kerepotan. Pasalnya jumlah masyarakat yang berperkara tidak seimbang dengan jumlah ruangan yang ada

Kepala Pengadilan Agama Tigaraksa, Sodikin mengatakan, rata-rata dalam sehari ada 180 perkara yang disidangkan. Akan tetapi pengadilan agama hanya memiliki 3 ruangan untuk berperkara.

Bacaan Lainnya

“Kalau sehari rata-rata perkara yang disidangkan sebanyak 180, ditambah setiap orang rata-rata membawa 3 orang,  lalu ditambah lagi dengan 70 orang pegawai di sini ada sekitar 450 orang yang lalu lalang di sini. Bisa dibayangkan betapa repotnya dengan fasilitas yang terbatas,” tutur Sodikin saat ditemui di ruangannya 

Ia melanjutkan, Mahkamah Agung (MA) bukan tidak bisa menyediakan ruang sidang, akan tetapi terbentur oleh status tanah Fasos Fasum Pemkab Tangerang  dari pengembang perumahan PWS Tigaraksa yang sudah lama gulung tikar. 

BACA JUGA: Anggota DPRD Banten H. Ahmad Jaini Dukung Pembangunan Asrama Haji di Sepatan Timur

Dan pihaknya, Kata Sodikin, pernah meminta ke pemkab Tangerang untuk menghibahkan tanah seluas 2000 meter  kepada MA. Namun Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar belum bisa memenuhi lantaran lahannya masih dikuasai developer. 

“Kami harap Bupati bisa memberikan hibah untuk pembangunan gedung, sehingga kami bisa menambah ruang sidang yang memadai,” kata dia.  (Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.