Penerapan PPKM Turunkan BOR RS di Kota Tangerang

oleh -
Penerapan PPKM, Turunkan, BOR RS, Kota Tangerang, Wali kota tangerang, arief r wismansyah, prokes,
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah di Kota Tangerang, Senin (26/7/2021), mengimbau kepada jajaran Pemkot Tangerang untuk tidak mengurangi kewaspadaan masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan (Prokes).

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM – Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali sejak 3 Juli 2021 lalu, mulai membawa dampak positif bagi Kota Tangerang, Banten.

Dampak positif itu terutama bagi ketersediaan Bed Occupancy Rate (BOR) Rumah Sakit (RS) di Kota Tangerang. BOR RS di kota akhlakul kharimah itu turun dari 80 persen menjadi 72 persen.

“BOR RS menurun selama penerapan PPKM. Ini hasil evaluasi yang telah dilaksanakan terkait penanganan COVID-19. Kini Kota Tangerang masih berada di PPKM level 4,” kata Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah dalam keterangannya kepada wartawan di Kota Tangerang, Senin (26/7/2021).

Kendati demikian, lanjut Wali Kota, ia mengimbau kepada jajaran Pemkot Tangerang untuk tidak mengurangi kewaspadaan masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan (Prokes).

“Antisipasi agar masyarakat tidak salah kaprah dalam mendefinisikan penyesuaian yang diberikan oleh pemerintah pusat. Kita harus tetap disiplin dan menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

BACA JUGA: TPU Selapajang Kota Tangerang Terima Bantuan 25 Peti Mati dari Netizen

Terkait PPKM Level 4, Wali Kota mengatakan telah melakukan rapat koordinasi dengan seluruh kepala OPD dan lurah/camat mengenai aturan yang berlaku untuk dijalankan di lapangan.

Ia meminta seluruh pihak bahu-membahu untuk menurunkan status level PPKM dari level empat menjadi level tiga, bahkan dua.

“Hal ini tentunya perlu kerja sama semua pihak dengan saling peduli dan mengingatkan. Semoga dalam satu pekan ke depan bisa turun,” katanya.

Kepala Bagian Protokol dan Pimpinan (Prokopim) Pemkot Tangerang, Buceu Gartina mengatakan, jumlah ketersediaan tempat perawatan COVID-19 di Kota Tangerang ada 2.140 tempat tidur.

Rinciannya, 1.834 tempat tidur isolasi di 32 Rumah Sakit, 171 tempat tidur ICU di 32 Rumah Sakit dan 434 tempat tidur di delapan RIT.

“Dari total 4.707 tempat tidur penanganan COVID-19 di Banten, 50 persennya atau 2.140 bed berada di Kota Tangerang,” ujarnya.(Ant/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.