Penerapan AKB di Lebak Diharapkan Mampu Pulihkan Ekonomi Masyarakat

  • Whatsapp
Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya sosialisasi Perbub AKB.

KABUPATEN LEBAK, REDAKSI24.COM – Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya mengharapkan penerapan Peraturan Bupati (Perbub) Lebak nomor 28 tahun 2020, tentang pedoman adaptasi kebiasan baru (AKB) pada kondisi pandemi Corona Virus Disanse 2019 atau Covid-19, dapat memulihkan  perekonomian masyarakat yang terpuruk karena dampak  Pandemi Covid-19. 

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Lebak setelah mensosialisasikan Perbub melalui aplikasi zoom meeting bersama seluruh OPD dan elemen masyarakat di Spot Data Center, Setda Lebak, Rabu (22/7/2020).

Bacaan Lainnya

Bupati mengungkapkan, dalam Perbub itu tercantum pedoman hidup warga di tengah Pandemi Covid-19 yang harus beriringan dengan penerapan protokol kesehatan, dan beberapa sanksi bagi para pelanggar Perbub tersebut.

“Dengan disiplin terhadap protokol kesehatan diharapkan dapat menekan angka penyebaran Covid-19 dan perekonomian warga berangsur pulih,” kata Bupati Lebak.

BACA JUGA: Perbup Lebak, Warga Yang Tidak Pakai Masker Didenda Rp150 Ribu

Kata Bupati, Perbub itu tidak bertujuan untuk menghukum warga, namun lebih meningkatkan kesadaran masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan yang dinilai sangat penting dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Dan penerapan Perbub itu, lanjutnya,  perlu dilakukan secara proaktif oleh seluruh elemen masyarakat. 

“Perbub ini akan dilakukan sosialisasi selama 2 minggu, dilanjutkan dengan masa ujicoba selama 1 bulan, dan penerapan sanksi pada bulan September 2020 nanti. Perbub ini perlu mendapatkan dukungan dari seluruh pihak,” tandasnya.

Sementara itu,  Dandim 0603 Lebak Letkav Yudha Setiawan mengatakan, pihaknya mendukung secara penuh penerapan Perbub  untuk mendisiplinkan masyarakat.

“Jangan salahkan kami jika ada masyarakat yang dikenakan sanksi, jadi mari sama sama kita bekerja dengan baik, kompak apa yang menjadi kebijakan dari pada Bupati tersebut,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam Perbub nomor nomor 28 tahun 2020, tentang pedoman adaptasi kebiasan baru (AKB) pada kondisi pandemi Corona Virus Disanse 2019 atau Covid-19 ini, Pemkab menerapkan beberapa sanksi tegas, baik sosial maupun denda bagi warga maupun pengelola tempat umum yang tidak mengindahkan penerapan protokol kesehatan, seperti tidak memakai masker dan jaga jarak, dengan nominal denda termulai Rp. 150 Ribu sampai Rp. 25 Juta. (Yusuf/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.