Penderita Syaraf Kejepit di Sepatan Tewas Terpanggang di Rumahnya

oleh -
Penderita Syaraf Kejepit di Sepatan Tewas Terpanggang di Rumahnya
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, Abdul Munir mengatakan, kondisi korban sedang menderita penyakit syaraf kejepit, sehingga sulit untuk melarikan diri saat terjadi kebakaran.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Durasman (50) diketahui tewas terpanggang di rumahnya dalam peristiwa kebakaran yang terjadi di Kampung Pisangan Periuk, Desa Kayu Agung, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten, sekitar pukul 22.53 WIB.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, Abdul Munir mengatakan, kondisi korban sedang menderita penyakit syaraf kejepit, sehingga sulit untuk melarikan diri saat terjadi kebakaran yang menghanguskan rumahnya.

“Korban hanya tinggal seorang diri, istri dan anaknya tinggal terpisah,” kata Abdul Munir kepada wartawan, Kamis (8/9/2022).

Munir menuturkan, warga sekitar sempat melakukan pemadaman api dengan alat seadanya. Namun nahas saat api berhasil diatasi, korban didapati sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan kondisi hangus terbakar.

BACA JUGA: Sungai Meluap, Warga Tigaraksa Tangerang Terisolir Banjir

“Warga setempat bergotong royong memadamkan api, tapi pemilik rumah ditemukan dalam kondisi sudah hangus terbakar,” ujarnya.

Dikatakan Munir, petugas Damkar Pos Sepatan yang saat itu menerima laporan kebakaran langsung mendatangi tempat kejadian. Namun api sudah padam. Petugas kemudian melakukan pengecekan untuk dilakukan proses pendinginan.

“Mungkin karena panik, warga telat untuk melaporkan kejadian kebakaran kepada petugas pemadam, tim tetap mendatangi TKP dan memastikan agar tidak terjadi perambatan,” jelasnya.

Munir mengungkap sampai saat ini dugaan penyebab kebakaran belum diketahui. Maka itu, petugas Polsek Sepatan masih melakukan penyelidikan atas peristiwa naas tersebut.

“Kami belum dapat memastikan apa penyebab kebakaran,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Sepatan AKP Suyanto mengatakan, sementara pihaknya

menduga kebakaran terjadi akibat korsleting listrik.

“Yang terbakar hanya sebagian rumahnya saja, tidak seluruhnya. Korban ditemukan berada di ruang tengah,” jelasnya.

Meski begitu, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut atas kejadian tersebut. “Kami masih dalami,” tandasnya.(Deri/Difa)