Pendemi Covid-19 Meningkat, Status Tanggap Darurat di Kabupaten Tangerang Diperpanjang Sebulan

oleh -
Ilustrasi.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Penyebaran pandemi Covid-19 terus meningkat. Menanggapi hal itu Pemkab Tangerang memperpanjang status Tanggap Darurat selama satu bulan terhitung sejak tanggal 23 Maret sampai 23 Mei 2020 mendatang.

Saat dikonfirmasi Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, jika perpanjangan status tanggap darurat bencana wabah penyakit virus Corona itu tertuang dalam SK Bupati Nomor 440/ Kep 273/ huk 2020 tertanggal 23 Maret 2020.

“Ya betul, kami melakukan perpanjangan status Tanggap Darurat berkaitan dengan tanggap darurat bencana wabah penyakit akibat virus Corona,” kata dia kepada wartawan, Kamis (26/3/2020).

Kata Zaki, perpanjangan status tanggap darurat bencana wabah Covid-19 dapat dilakukan apabila situasi masih dalam kondisi rawan dan mengikuti perkembangan penanggulangan bencana wabah Covid 19 tahun 2020.

“Perpanjangan ini kami lakukan berdasarkan perkembangan penanggulangan penularan dan penyebaran viruscorona. Semua untuk kebaikan bersama,” katanya.

BACA JUGA:

Sebaran Virus Corona Meluas, Dinkes Kabupaten Tangerang Buat Surat Edaran

Kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang Meningkat, Sekolah Diliburkan Sampai Habis Lebaran!

Dampak Covid-19, Nasib Masyarakat Kecil Semakin Terhimpit

Ia melanjutkan, jika biaya yang diperlukan untuk tanggap darurat bencana wabah penyakit Corona Desease 2019 (Covid-19) dibebankan pada APBD dan atau sumber lain yang sah dan tidak mengikat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Untuk melakukan pengecekan kesehatan terkait covid 19 bisa dilakukan di rumah sakit. Dan semuanya itu bebas biaya. Hanya saja, jangan meriang sedikit periksa, atau batuk sedikit periksa. Lebih baik untuk mengkarantina diri sendiri dulu di rumah,” ujarnya

Ia juga menghimbau, utamanya bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Tangerang tetap berada rumah dan jangan keluar jika memang tidak ada kebutuhan yang mendesak.

“Kami meminta agar masyarakat untuk tetap d rumah, jaga kesehatan, jaga kebersihan. Karena itu adalah salah satu memutus mata rantai penyebaran dan penularan virus corona atau covid 19,” pungkasnya (Ricky/Aan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.