Pendataan Kurang Cermat, Bansos Covid-19 Dari Dinsos Kabupaten Tangerang Tidak Tepat Sasaran

  • Whatsapp
ilustrasi bansos covid 19
Ilustrasi Bansos Tunai.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Bantuan Sosial (Bansos) Covid-19 yang tidak tepat sasaran kembali ditemukan di wilayah Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten. Dua orang Aparatur Sipil Negara (ASN) diketahui menjadi penerima Bansos yang seharusnya dikhususkan bagi warga miskin.

Berdasarkan keterangan dari Sukimin, salah seorang RT 05 RW 06, Perumahan Sodong Village, satu dari dua ASN yang mendapat bansos Covid-19 dari Dinas Sosial Kabupaten Tangerang ini adalah guru dengan status PNS di salah satu sekolah negeri. 

Bacaan Lainnya

Kata dia, Bansos berbentuk uang tunai sebesar 600 ribu rupiah tersebut telah dicairkan oleh yang bersangkutan, meski akhirnya diserahkan kepada dirinya selaku ketua RT untuk diberikan kepada yang lebih layak menerima.

“Tapi uangnya sudah diserahkan untuk diberikan kepada warga yang lebih membutuhkan,” kata Sukimin, Kamis (18/6/2020). 

Hal yang sama juga diutarakan oleh Saeful ketua RT 04 RW 06 Perum Sodong Village, bahkan satu ASN lainnya yang terdaftar sebagai penerima Bansos Covid-19 berstatus sebagai anggota Polri aktif. 

Belum diketahui apakah ASN Polri tersebut sudah mencairkan Bansos itu. Dari penelusuran Redaksi24.com, diketahui jika ASN Polri tersebut adalah ketua RW di Perumahan Sodong Village. 

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat saat dikonfirmasi berkilah, jika Bansos yang tidak tepat sasaran itu terjadi karena kurang cermatnya pendataan di tingkat bawah baik oleh RT maupun RW setempat. 

“Semua usulankan dari bawah.  kita mana memverifikasi pekerjaan, karena diburu waktu kita nggak sempat melihat verifikasi pekerjaan yang Polri yang PNS,” kata Ujat saat ditemui di kantor Dinsos Kabupaten Tangerang 

Meski demikian, setelah dicek ujat membenarkan jika ada dua ASN di Perum Sodong Village yang terdaftar sebagai penerima Bansos Covid-19 tersebut. Namun menurut informasi yang diterimanya sampai saat ini rekening bank BRI sebagai penyalur bantuan atas nama dua orang ASN belum terisi saldo. 

“Sudah saya cek tadi belum ada saldonya akan kita hapus juga sebagai penerima Bansos, kita alihkan kepada warga yang lebih membutuhkan,” pungkasnya (Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.