Pencuri Helm Bermerk Kerap Beraksi Di Bandara Soeta Ditangkap Polisi

  • Whatsapp
Pencurian Helm di Bandara Soetta
Spesialis pencuri helm bermerk di Badara Soeta.

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM- Pelaku pencurian helm bermerk dengan nilai ratusan ribu rupiah yang kerap beraksi di area parkir Bandara Soekarno Hatta dibekuk petugas Polres Kota Bandara Soekarno Hatta.

Menurut Kapolreta Bandara Soekarno Hatta, AKBP Adi Ferdian Saputra, Jumat (27/12/2019)
penangkapan terhadap AMM, 32, karyawan honorer salah satu rumah sakit swasta di Jakarta, berawal dari banyaknya informasi helm yang hilang di area Terminal 1 dan 2 Bandara Internasional tersebut.

Bacaan Lainnya

Setelah dilakukan penyelidikan dan pemantauan dari CCTV di lokasi, kata Kapolres, petugas mencurigai
seseorang yang masuk ke areal parkir Terminal 1 A Bandara Seokarno Hatta.

Begitu pelaku keluar dengan membawa tas ransel dan 2 helm yang dipakai dan ditangan, tambah Kapolres, petugas langsung melakukan pemeriksaan. Hasil dari pemeriksaan kata dia, terbukti selain helm yang dipakai dan ditangan, di dalam ransel juga terdapat helm curian.

” Pelaku yang kami tangkap pada Minggu,16 Desember 2019 itu, mengaku setiap beraksi selalu berhasil membawa dua helm curian,’ kata Kapolres.

Kemudian kata Kapolres, helm hasil curian tersebut, ia jual di daerah Jatinegara, Jakarta Timur dengan separuh harga, yaitu antara Rp 400 – 500 ribu. ” Kasus ini masih kami kembangkan,”kata dia.

BACA JUGA:

Kasus Dodos Tas Terjadi lagi Di Bandara Soekarno Hatta, Uang Rp 214 Juta Raib

Selama dua bulan terakhir, kata Kapolres, pelaku sudah menjalankan aksinya sebanyak delapan kali, dengan rincian empat kali di Terminal 1 dan 2 BSH serta 4 kali di beberapa mal di Jakarta, diantaranya, area parkir Pasar Swalayan Kedoya Jakarta Barat, area parkir Taman Mini Jakarta Timur dan area parkir Apartemen Kedoya Jakarta Barat.

Barang bukti yang disita petugas dari tangan pelaku, kata Kapolres, berupa 2 helm warna hitam hasil kejahatan, tas ransel hitam dan sepeda motor Honda Supra X milik pelaku yang dikenakan saat beraksi.

Atas perbuatannya kata Kapolres, pelaku dijerat dengan Pasal 362 atau 363 KUHP, tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. (Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.