Pemuda Bojong Pandeglang Temukan Dugaan Manipulasi Data BPNT

  • Whatsapp
Data BPNT
Persatuan Pemuda Bojong mengungkapkan dugaan manipulasi data BPNT kepada Dinsos Kabupaten Pandeglang.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Belasan pemuda yang tergabung dalam Persatuan Pemuda Bojong Bersatu (PPBB), menyantroni Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pandeglang, Rabu (6/5/2020).

Kedatangan para pemuda tersebut untuk beraudiensi dengan pejabat Dinsos, terkait adanya dugaan manipulasi data penerima manfaat program sembako Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Bojong.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu, para pemuda diterima perwakilan Dinsos Pandeglang, sementara pihak terkait lainnya seperti Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Bojong tidak dihadirkan. Akhirnya para pemuda itupun merasa tidak puas dan menginginkan dijadwalkan ulang audiensinya.

Salah seorang perwakilan dari PPBB, Ade Rudianto mengaku kecewa, lantaran kedatangan para pemuda yang sudah membawa data kongkrit terkait adanya dugaan manipulasi data, namun tidak mendapatkan jawaban yang jelas dari pihak Dinsos, bahkan TKSK tidak hadir.

“Kami ingin TKSK hadir dan bisa menjelaskan kepada kami terkait data penerima BPNT. Namun karena kami dihadapkan dengan pejabat yang kurang berkompeten, kami memilih untuk menjadwalkan ulang,” ungkapnya.

Lanjut dia, meskipun tidak dihadiri kedua pihak yang bersangkutan, ia akan terus memperdalam dari permasalahan yang ditemukannya di lapangan. Bahkan tidak hanya itu, pihaknya juga akan menembuskan masalah tersebut ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang.

“Kami akan kumpulkan lagi datanya dan bukti-bukti pendukung lainnya. Kami ingin masalah ini juga disikapi serius pihak Dinsos,” katanya.

Sementara, Kabid Penanganan Kemiskinan Dinsos Pandeglang, Yunisa Tri Purnawati mengaku, akan mengagendakan ulang audensi tersebut dan akan menghadirkan TKSK Bojong.

“Karena tadi alot, maka belum ada hasil. Nanti kami akan agendakan lagi dengan menghadirkan para TKSK, supaya permasalahan ini benar-benar tuntas,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.