Pemuda Banten Diminta Waspada Radikalisme Lewat Medsos

oleh -
Dialog kebangsaan
APPN Kota Serang menggelar dialog kebangsaan mencegah radikalisme.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Dalam menangkal radikalisme pada era digital yang rentan informasi hoax, Aliansi Pemuda Peduli Negeri (APPN) menggelar dialog kebangsaan dengan melibatkan kalangan pemuda dan pelajar di Kota Serang, Banten.

Koordinator APPN Kota Serang, Ikbal Laduni mengatakan, dialog kebangsaan untuk mengedukasi kawula muda, pelajar dan mahasiswa dalam mengolah informasi pada era digitalisasi, khususnya terkait radikalisme.

“Dialog untuk mengedukasi pemuda untuk bisa memfilter informasi yang bersifat radikalisme, khususnya melalui Medsos (media sosial),” katanya kepada wartawan di sela dialog kebangsaan di salah satu rumah makan, Kota Serang, Banten, Jum’at (13/12/2019).

BACA JUGA:

. Waspada, Kaum Muda Rentan Terpapar Radikalisme

. Menangkal Radikalisme di Indonesia

Di era digital, menurut Ikbal Laduni, pemuda rentan mengonsumsi radikalisme. Karena aktivitas kesehariannya kalangan muda saat ini banyak mengakses media sosial. “Pemuda dan mahasiswa sering menggunakan gadget melalui media sosial,” imbuhnya.

Menurut Ikbal, dari kebebasan mendapat informasi melalui Medos, ajaran negativ, terutama radikalisme akan mudah mempengaruhi kaum muda. Menurut dia, hal ini merupakan kehawatiran yang harus diantisipasi sejak awal.

“Tidak bijaknya dalam menggunakan media sosial bisa menjadi celah dan dimanfaatkan kelompok radikal untuk menyusupkan ajarannya,” ujarnya.

Pantauan Redaksi24.com, dialog kebangsaan dihadiri Kepala Diskominfo Kota Serang Rizki Ihwan, Sekertaris Prodi S3 UIN Banten, Ali Mukhtarom, Ulama Muda NU Gus Soleh, dan para aktivis mahasiswa dari berbagai kampus di Banten.(Adi/Difa)

No More Posts Available.

No more pages to load.