Pemprov Siapkan Embung Untuk Tiga Lokasi Rawan Banjir di Jakarta Barat

  • Whatsapp
Uus menyatakan pemprov menyiapkan embung untuk tiga lokasi rawan banjir di jakbar
Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto (kaos putih) bersama jajarannya meninjau lokasi rawan genangan banjir di belakang Rusun Lokbin Tegal Alur, Kalideres, Jakara Barat, Ahad (4/10/2020).

JAKARTA, REDAKSI.COM— Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto, menyatakan Pemprov DKI Jakarta sedang menyiapkan embung atau penampungan air skala besar  di tiga lokasi yang selama ini rawan banjir di Jakbar (Jakarta Barat).

Tiga lokasi rawan banjir tersebut adalah belakang Rusun Lokbin Tegal Alur, tepatnya di permukiman RT 15/03 dan permukiman warga RW 01; Jalan Dharma Wanita 1, Rawa Buaya; dan Kampung Bulak RT 10/1, Semanan, tepatnya di belakang Rusun Pesakih.

Bacaan Lainnya

“Hari ini kami menindaklanjuti perintah Gubernur DKI Jakarta untuk meninjau tiga lokasi rawan genangan,” ujar Uus Kuswanto saat meninjau lokasi rawan genangan di belakang Rusun Lokbin Tegal Alur, Kalideres, Jakbar, Ahad.

Di tiga loaksi itu, menurut UUs, genangan air saat hujan lama surutnya dibandingkan wilayah lain.

Kata dia, untuk mengatasinya rencananya dibuat embung di belakang Rusun Lokbin Tegal Alur untuk menampung air hujan serta luapan Kali Semongol.

“Ada sekitar 5.000 meter lahan di belakang rusun yang nantinya bisa dibuat embung agar bisa berfungsi menampung limpasan air dari Kali Semongol,”jelasnya.

Untuk antisipasi rawan genangan di Kampung Bulak RW 10/01, Semanan, Kalideres, rencananya Suku Dinas Sumber Daya Air Jakbar membangun embung serta pompa air yang dapat mengalirkan air ke Kali Mookevart.

Sedangkan untuk  mengurai masalah rawan genangan di Jalan Dharma Wanita 1 RW 01, Kelurahan Rawa Buaya, Cengkareng, segera dilakukan normalisasi Kali Pecotong.

“Rencananya Kali Pecotong segera dinormaslisasi. Sedimentasi lumpur dikeruk sehingga dapat memperlancar aliran air, nanti kita kordinasikan dengan Dinas SDA Pemprov DKI Jakarta,”kata Uus.

Pihaknya, menurut wali kota, meyakini pembuatan embung serta normalisasi sejumlah saluran air menjadi solusi dalam mengatasi banjir pada tiga lokasi rawan banjir di wilayah itu.

“Kita sudah mengetahui permasalahannya sehingga ada solusi untuk mengatasi genangan maupun banjirnya. Minimal kalau nanti ada genangan tidak akan sampai berhari-hari,”imbuh Uus.(Devi/Ant/Jaya)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.