Pemprov Jakarta Tutup 51 Perusahaan Karena Pandemi COVID-19

  • Whatsapp
Andri Yansyah
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Pemprov DKI Jakarta, Andri Yansyah

JAKARTA, REDAKSI24.COM—Hingga minggu kedua bulan Agustus, sudah 51 perusahaan di Jakarta ditutup Pemprov DKI (Pemerintah Provinsi Daerah Khsusu Ibukota) Jakarta karena terkait dengan  pandemi COVID-19.

Rianciannya adalah 44 perusahaan terpaksa ditutup karena karyawannya ada yang terpapar COVID-19. Kemudian 7 perusahaan lainnya ditutup  lantaran tidak menjalankan protokol kesehatan (prokes).

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Pemprov DKI Jakarta,  Andri Yansyah, menyebutkan  sejumlah perusahaan yang ditutup itu adalah data hingga 10 Agustus 2020.

Dijelaskan Andri Yansyah, penutupan  dilakukan setelah pihaknya melakukan sidak pengawasan protokol kesehatan COVID-19 terhadap 3.349 perusahaan ibu kota.

“Sudah  389 perusahaan yang mendapatkan peringatan pertama, kemudian 101 peringatan kedua dan 51 ditutup sementara,”ujar Andri Yansyah, Selasa.

Dikatakan, 44 perusahaan yang ditutup karena karyawannya terpapar Corona itu terdiri dari 12 perusahaan di wilayah Jakarta Pusat dan tiga perusahaan di Jakarta Barat. “Kemudian, tiga perusahaan di Jakarta Utara serta masing-masing 13 perusahaan di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan,”tuturnya.

Sedangkan tujuh perusahaan lainnya ditutup karena tidak menjalankan protokol kesehatan COVID-19  masing-masing satu perusahaan di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur.
“Untuk empat perusahaan lainnya semuanya di Jakarta Selatan,”pungkas Andri Yansyah.(Ricky/Ant/Jaya)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.