Pemprov Banten Pangkas Penyaluran Bansos JPS

  • Whatsapp
banos jps banten
Warga antre untuk menerima Bansos JPS dampak COvid-19 yang disalurkan Pemprov Banten.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Pemprov Banten memangkas penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) Jaringan Pengamanan Sosial (JPS) yang semula direncanakan sebanyak tiga kali menjadi dua kali. Dua kali penyaluran itu semuanya akan dilakukan pada bulan ketiga.

Kepala Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten, Rina Dewiyanti membenarkan rencana pemangkasan Bansos JPS itu. Menurut Rina, berdasarkan intrupsi dari Gubernur Banten Wahidin Halim (WH), untuk pembagian JPS yang menjadi kewenangan Provinsi dirampingkan menjadi dua kali.

Bacaan Lainnya

“Untuk anggaran yang satunya, nanti akan dibahas dalam APBD perubahan. Apakah nanti akan tetap disalurkan atau dimasukkan ke Silpa,” katanya, Selasa (30/6/2020).

Hingga saat ini, lanjut Rina, penyaluran JPS Pemprov Banten sudah mencapai 58 persen untuk tahap pertama. Setelah tahap pertama ini selesai, tambah Rina, kemudian akan dilanjutkan ke tahap ke dua.

“Kami targetkan semuanya selesai di bulan ketiga ini,” katanya.

BACA JUGA: DPR RI Minta Pemprov Banten Benahi Validitas Data Penerima Bansos Covid-19

Untuk diketahui, Pemprov Banten melakukan refocusing anggaran untuk penanganan dampak sosial masyarakat pada masa Pandemi Covid-19 sebesar Rp1,2 triliun. Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebanyak 670 KK dengan besaran bantuan Rp500.000 yang diterima setiap bulan selama tiga bulan, mulai April 2020.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Nurhana mengatakan, penyaluran JPS ini menjadi belum tersalurkan semua dikarenakan proses pembuatan rekening bank penerima yang memakan waktu lama, tidak seperti yang dibayangkan.

“Pembuatan rekening kolektif ini ternyata menjadi kendala molornya penyaluran bantuan,” katanya.

Selain pembuatan rekening, lanjutnya, proses validasi data penerima juga cukup memakan waktu lama. Dia mengaku pihaknya tidak menginginkan bantuan ini tidak tepat sasaran, sesuai dengan intruksi gubernur.

“Makanya kami sangat hati-hati dalam melakukan verifikasi data,” tambahnya.

BACA JUGA: Pembagian Bansos Covid-19 di Provinsi Banten Amburadul

Sementara itu, Ketua DPRD Banten Andra Soni sangat menyayangkan pembagian JPS yang dampak covid-19 hingga kini belum dilakukan secara menyeluruh. Padahal sudah memasuki bulan ketiga dari yang dijanjikan.

“Hasil laporannya juga hingga kini belum kami terima,” ujarnya.(Luthfi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.