Pemprov Banten Minta Masyarakat Jangan Kendur Jalankan Protokol Kesehatan

oleh -
Sekda Banten, Almukhtabar.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Pemerintah Provinsi Banten meminta masyarakat untuk tidak kendur menjalankan protokol kesehatan (Prokes) sampai dengan vaksin anti Covid-19 diberikan.

“Sampai vaksin diberikan, protokol kesehatan harus dilaksanakan untuk membatasi penyebaran Covid-19,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Al Muktabar pada Peringatan Hari Kesehatan Nasional 2020 Provinsi Banten di Pondok Pesantren Riyadhus Sholihin Cimanuk Kabupaten Pandeglang di Pandeglang, Kamis (12/11/2020).

Al Muktabar yang mewakili Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, pemerintah hadir dalam kesehatan. Semua pihak bahu-membahu untuk melayani kesehatan dengan baik, kampanye melakukan protokol kesehatan secara sungguh-sungguh dan melakukan pola hidup sehat. Pembagian masker juga bagian dari pemerintah hadir dalam penanganan dan pelaksanaan protokol kesehatan.

“Beberapa daerah Provinsi Banten sudah masuk zona kuning, meski masih ada zona orange. Provinsi Banten terus menuju kondisi lebih baik untuk melanjutkan pembangunan,” kata Al Muktabar.

BACA JUGA: Hore, Jutaan Warga Banten Bakal Dapat Vaksin Anti Covid-19 Secara Gratis

Dalam kesempatan itu, Sekda Al Muktabar juga mengungkapkan permohonan maaf kepada seluruh lapisan masyarakat apabila kegiatan penerapan protokol kesehatan menimbulkan ketidaknyamanan.

“Kami mohon maaf bila mengganggu kenyamanan masyarakat. Karena itu bagian dari saling mengingatkan dalam ikhtiar bersama untuk menghindari Covid-19,” katanya.

Dalam situasi pandemi Covid-19, Peringatan Hari Kesehatan Nasional 2020 diisi dengan kampanye 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) melalui pembagian 1,3 juta masker.

Ia mengatakan kesehatan adalah prioritas dalam visi dan misi Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Andika Hazrumy. Termasuk di dalamnya pembangunan fisik atau infrastruktur kesehatan serta membuka akses kesehatan bagi masyarakat.

“Gubernur juga mendoakan agar yang sakit karena terjangkit Covid-19 bisa segera disembuhkan,” kata Al Muktabar.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji H, Kepala BPBD Provinsi Banten Nana Suryana, Pjs. Bupati Pandeglang Gunawan Rusminto, Forkopimda Kabupaten Pandeglang, Pimpinan PP Riyadhus Sholihin Fachruddin Nu’man, serta para tamu undangan.

Berdasarkan data Dinkes Pemprov Banten, hasil pemetaan zona wilayah pada masa pandemi Covid-19 Rabu (11/11), status Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Tangerang telah turun menjadi zona kuning. Sementara enam daerah lain di Provinsi Banten masih berstatus zona orange penyebaran Covid-19.(ANT/Difa)