Pemprov Banten Buka Layanan Pesan Antar Kebutuhan Pokok

oleh -
layanan pesan antar pemprov banten dinas ketahanan pangan kebutuhan pokok selama PPKM darurat
Caranya dengan mengoptimalkan pelayanan Toko Tani Indonesia Center Daerah (TTICD) atau Pasar Mitra Tani. Untuk itu, Dinas Ketahanan Pangan telah menyiapkan satu kendaraan roda empat dan dua kendaraan roda tiga.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Selama pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, melalui Dinas Ketahanan Pangan membuka layanan pesan antar kebutuhan pokok bagi masyarakat.

Caranya dengan mengoptimalkan pelayanan Toko Tani Indonesia Center Daerah (TTICD) atau Pasar Mitra Tani. Untuk itu, Dinas Ketahanan Pangan telah menyiapkan satu kendaraan roda empat dan dua kendaraan roda tiga.

“Kendaraan itu yang melayani konsumen ke titik-titik perumahan dan lokasi-lokasi strategis bagi masyarakat yang membutuhkan barang kebutuhan pokok dengan kualitas bagus, harga terjangkau, dan mudah diakses,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, Aan Muawanah di Kota Serang, Jumat (16/7/2021).

Selain pesan antara melalui mobile TTICD, kata dia, melalui digitalisasi aplikasi pasar tani dan Gojek degan fitur gofood untuk memudahkan masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan mudah, murah dan bermutu.

“Pelayanan dengan bebas ongkos kirim maksimal Rp35.000 dengan radius kurang lebih 30 Km dengan minimal belanja Rp50.000 dan beberapa bonus potongan harga,” katanya.

BACA JUGA: Wah, di Banten Tersisa 22 Tempat Tidur Bagi Pasien COVID-19

Adapun komoditas yang dijual adalah beras, cabe merah, cabe keriting, cabe rawit, telur, daging sapi, daging ayam, minyak goreng, gula pasir.

“Program ini dilaksanakan dari Tanggal 3 sampai dengan 31 Juli 2021 dalam upaya mendukung PPKM Darurat dan HBKN (Hari Besar Keagamaan Nasional),” imbuhnya.

Ia memastikan ketersediaan bahan pangan di bulan Juli relatif stabil, baik itu stabilitas pasokan, ketersediaan dan juga stabilitas harga di seluruh wilayah Provinsi Banten.

Namun demikian, kata dia, beberapa komoditas seperti cabe merah, cabe rawit dan telur ada kenaikan harga rata-rata berkisar Rp1.000 sampai Rp3.000 per kilogram. Sedangkan komoditas lain relatif stabil.

“Kami memang tidak mengadakan baksos ataupun bansos berkaitan dengan pelaksanaan PPKM Darurat. Kami optimalkan program itu saja,” kata Aan.(Ant/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.