Pemkot Tangsel Sosialisasi Persiapan Pelaksanaan RUTLH di Kecamatan Serpong Utara dan Setu

  • Whatsapp

KOTA TANGERANG SELATAN, REDAKSI24.COM—Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) setempat menggelar Sosialisasi Persiapan Pelaksanaan Perbaikan Rumah Umum Tidak Layak Huni (RUTLH) di Kecamatan Serpong Utara dan Setu, Jumat (6/3/2020).

Dalam sambutannya, Kepala Disperkimta Tangsel Ade Suprizal mengatakan, program RUTLH telah dilaksanakan Pemkot Tangsel sejak tahun 2013 lalu. Dan di tahun 2020 ini, penerima bantuan berjumlah 305 unit rumah dan untuk Kecamatan Serpong Utara sebanyak 25 rumah yang tersebar di 4 kelurahan akan dibedah dan untuk Kecamatan Setu sebanyak 21 rumah yang tersebar di 5 kelurahan yang akan dibedah.

Bacaan Lainnya

“Dari data yang ada, masih ada sebanyak 2.776 unit rumah tidak layak huni di Kota Tangsel yang harus diperbaiki, dimana di kecamatan Serpong Utara masih sekitar 630 unit yang masih harus dibedah dan di kecamatan Setu sekitar 215 unit,”jelas Ade.

Menurut Ade, pengerjaan bedah rumah ini akan dilakukan dengan 2 tahap dan di targetkan selesai sebelum Lebaran tahun ini bisa selesai.

“Adapun yang di bangun dalam bedah rumah sesuai perwal no. 6 tahun 2018 yaitu berupa barang yg terdiri dari bahan bangunan, instalasi listrik, instalasi air bersih dan air kotor dan berupa jasa yaitu jasa perencanaan dan jasa tenaga konstruksi,” papar Ade.

Dalam kesempan yang sama Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany menambahkan, program Perbaikan Rumah Umum Tidak Layak Huni (RUTLH)/Bedah rumah ini menjadi salah satu upaya Pemkot Tangsel dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah khususnya dalam pemenuhan kebutuhan terhadap hunian yang layak di wilayahnya.

Menurut Airin, sejak tahun 2013 lalu pemerintah daerah secara bertahap telah melakukan program untuk mengurangi jumlah rumah yang tidak layak huni di Kota Tangsel. Dan program RUTLH tahun ini merupakan program terakhir di RPJMD Kota Tangsel dimasa kepemimpinannya.

“Rumah merupakan tempat untuk berkumpulnya keluarga layaknya surga di dunia. Mudah-mudahan jika rumahnya sudah bagus bisa untuk berkumpul maka ibadahnya semakin meningkat,” ungkap Airin.
Wali Kota Airin juga menitipkan rumah yang nantinya dibedah agar selalu dijaga oleh pemiliknya. Apa yang dilakukan pemerintah menurutnya merupakan kewajiban.

“Mudah-mudahan para pemilik rumah bisa merasakan kebahagiaan dunia, dengan tujuan akhir agar bisa meraih kebahagiaan di akhirat,” paparnya.

RUTLH Tangsel

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie juga menitipkan pesan pada BKM untuk bisa berkolaborasi, bekerjasama dan melibatkan semua masyarakat. Karena perbaikan RUTLH ini adalah bagaimana bisa bekerjasama saling gotong royong bersama masyarakat sekitar.

“BKM sangat terbuka untuk siapa pun agar ada keguyuban dan kegotong-royongan untuk bisa memberikan dan berbuat kebaikan. Saya titip pesan betul, agar kualitas dari pekerjaan harus baik,” pesannya.

Pria yang akrab disapa Bang Ben ini juga menyampaikan agar pelaksanaan ini benar secara perencanaan, benar secara pelaksanaan, dan benar secara pertanggung jawaban.

“Mudah-mudahan ini menjadi ladang ibadah bagi semua pihak yang membantu,”singkatnya. (Advertorial)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.