Pemkot Tangsel Bakal Kaji Perwal Tentang Pengaturan Waktu Operasi Kendaraan Angkutan Barang

  • Whatsapp
Peraturan Waikota Tangerang Selatan
Ilustrasi : Truk Tanah yang tetap beroperasi di siang hari.

TANGERANG SELATAN, REDAKSI24.COM— Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan akan kembali mengaji ulang Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 3 Tahun 2012 tentang Pengaturan Waktu Operasi Kendaraan Angkutan Barang di wilayahnya. Hal tersebut dilakukan terkait sering terjadinya kecelakaan yang melibatkan truk dan kendaraan pribadi di wilayah Tangerang Selatan.

“Nanti kami lihat, kalau diperlukan perluasan pelarangan itu akan kami lakukan. Kami sudah minta Dishub untuk melakukan kajian (terkait perluasan perwal). Bukan di Graha saja, di daerah lain juga,” kata Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, Selasa (15/10/2019).

Bacaan Lainnya

BACA JUGA :

2020, Pemkot Tangsel Siapkan Rp22 Miliar Untuk Bedah 310 Rumah Warga yang Rusak

Pria yang akrab disapa Bang Ben ini mengaku untuk saat ini, Perwal Nomor 3 Tahun 2012  memang hanya diberlakukan untuk Jalan Kepulauan Seribu, Serpong yang menjadi batas Kota Tangsel dan Kabupaten Bogor. Sedangkan didaerah lain belum diterapkan.

Untuk itu diharapkan dengan adanya kajian baru tersebut akan ketahui daerah-daerah mana saja yang perlu diterapkannya peraturan pembatasan angkutan barang termasuk waktunya penerapannya.

“Itu kan dari 2012, perwal mengatur koridor Serpong, memang dibatasi, beroperasi pukul 21.00 sampai 05.00 pagi. Kalau di Graha di luar koridor itu,” katanya.

Sebelumnya, mobil truk bermuatan tanah yang dikendarai Madrais (39) terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di Graha Bintaro, Perigi Baru, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Insiden yang terjadi pada , Senin (14/10/2019) tersebut, mengakibatkan seorang pengendara motor bernama Niswatul Umma tewas terlindas. (Hms/Hendra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.