Pemkot Tangsel Apresiasi Peran Wartawan Tanggulangi Covid-19

oleh -
pokja wartawan, pemkot tangsel, pandemi covid-19, webinar, kota tangsel,
Pokja Wartawan Harian Tangerang Selatan menggelar webinar tentang penanggulangan Covid-19.

KOTA TANGERANG SELATAN, REDAKSI24.COM – Hari Pers Nasional (HPN) 2021, Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Harian Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar webinar dengan tema ‘Keluar Zona Merah, Bangkit dari Covid-19’ di Ruang Blandongan, Balai Kota Tangsel, Senin (15/2/2021).

Insan pers yang juga sebagai garda terdepan dalam memberikan informasi, tentunya sangat membantu pemerintah daerah, dalam hal ini Pemkot Tangerang Selatan bisa keluar dari zona merah penyebaran Covid-19.

Ketua Pokja Wartawan Harian Kota Tangerang Selatan, A Rizki Suhaedi menjelaskan, insan pers sangat penting untuk membantu menangani pandemi Covid-19.

“Peran pers penting untuk memberikan informasi secara utuh, sehingga tidak ada informasi simpang siur mengenai program pemerintah dalam penanganan Covid-19,” tutur Rizki.

BACA JUGA: Hore! Wartawan Dapat Jatah 5.000 Vaksin COVID-19 Dari Jokowi

Hadir sebagai narasumber, Pj Sekda Kota Tangsel, Bambang Noertjahto, Koordinator Rumah Lawan Covid-19, Suhara Manullang dan Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Tulus Muladiyono.

Ketiga narasumber tersebut, berbicara mengenai program pemerintah untuk bangkit kembali dari keterpurukan akibat covid-19. Dan juga berbicara mengenai, fasilitas karantina di Rumah Lawan covid-19, serta vaksinasi covid-19.

Pj Sekda Tangsel, Bambang Noertjahjo, mengapresiasi kegiatan yang digelar Pokja Wartawan Harian Tangerang Selatan. Menurutnya, dengan kegiatan ini Pemkot Tangsel dan pers bisa mendapatkan serta memberi berita.

“Artinya banyak cara untuk bisa mendapat dan memberi, mendapat berita dan memberi berita tidak selamanya harus memberikan rilis berbentuk kertas,” ujar Bambang.

Lanjut Bambang, pihaknya akan mengusulkan kegiatan ini bisa dilakukan secara rutin dengan cara webinar.

“Saya nanti akan bicara ke Kominfo agar bisa lebih sering ngobrol dengan media seperti ini. Agar bisa berinteraksi tidak ada pembiasan informasi, kami juga kerap dibuat pusing dengan berita hoaks. Kalau begini bisa langsung dikonfirmasi,” tandasnya.(DIFA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.