Pemkot Tangerang Selain Larang Mudik Lebaran Dirikan Chek Pont di Setiap Perbatasan

oleh -
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah.

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM– Pemerintah Daerah Kota Tangerang menyambut baik dan akan mengikuti aturan serta arahan pemerintah pusat soal pelarangan  mudik pada lebaran Idul Fitri 1442 nanti.

Hal itu dikatakan oleh  Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, mengingat kondisi saat ini  pandemi COVID-19 masih melanda berbagai daerah, termasuk Kota Tangerang.

“Kami harap masyarakat bijak terkait mudik lebaran karena saat ini masa pandemi COVID-19 masih melanda,” kaa Wali Kota Tangerang, Sabtu (27/3/2021).

Selain itu, Wali kota juga menerangkan dalam rangka percepatan penanganan pandemi COVID- 19 Pemerintah Kota Tangerang melakukan Perpanjangan Pemberlakuan Sosial Berskala Besar (PSBB) melalui Keputusan Wali Kota Nomor : 443/Kep. 223 – BPBD/2021 guna menunjang aturan PPKM melalui Instruksi Mendagri Nomor 06 Tahun 2021, tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro per-tanggal 23 Maret hingga 5 April 2021 mendatang.

“Pemkot akan terapkan beberapa chek point guna mendukung pelarangan mudik, Walaupun sekarang angka terkonfirmasi sudah landai sekitar 20 kasus setiap harinya, namun kami tetap memberlakukan PSBB atau PPKM berbasis mikro untuk mendukung percepatan penanganan,” terang Wali Kota.

Lebih lanjut Wali Kota menerangkan bahwa pemerintah melalui PPKM juga terus mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di tingkat RT, RW melalui kampung Sigacor.

“Kami koordinasi dengan camat lurah hingga pengurus RT, RW untuk terus waspada penyebaran virus Covid-19 di lingkungan terdekat, mengingat sebentar lagi Ramadhan, kita ingin memastikan semua lingkungan aman dan kondusif” terang Wali Kota Tangerang.

Wali Kota juga  mengatakan, kemajuan Kota Tangerang dalam menekan angka penyebaran COVID-19 karena  adanya peran aktif seluruh masyarakat melalui penerapan protokol kesehatan dan mentaati aturan PSBB yang diberlakukan.

“Harapannya masyarakat bisa terus bahu-membahu berkontribusi dalam menekan angka penyebaran dan pada bulan Ramadhan kita dapat beribadah dengan khusyu,” pungkas Arief. (Aan)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.